Jenderal Bintang Dua Bantah Keras, Disebut Tak Ada Polisi Jaga Kantor DPRD saat Diamuk Massa
Sebelumnya, aksi solidaritas terhadap Affan Kurniawan yang awalnya damai berubah menjadi kerusuhan.
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Rusdi Hartono membantah tidak ada anggota polisi melakukan pengamanan saat aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh pada Jumat (29/8). Sebelumnya, aksi solidaritas terhadap Affan Kurniawan yang awalnya damai berubah menjadi kerusuhan.
"Semua (personel) ada, kita ada. Kami ada dan kami di-backup oleh Pangdam (XIV Hasanuddin)," ujarnya kepada wartawan di Makodam XIV Hasanuddin Makassar, Minggu (31/8).
Rusdi enggan merespons terkait identifikasi para perusuh yang membakar Kantor DPRD Sulsel dan Makassar serta Kejati Sulsel.
"Lihat saja nanti hasil dari kerja kami," tuturnya.
Rusdi menegaskan kondisi keamanan di Sulsel, khususnya Makassar sudah berangsur pulih. Rusdi mengatakan untuk menjaga keamanan Sulsel, khususnya Kota Makassar tidak bisa hanya satu pihak.
"Kami dengan TNI didukung dengan tadi seluruh unsur masyarakat telah sepakat bagaimana provinsi Sulsel ini damai, termasuk kota Makassar, karena kedamaian ini adalah kita wujudkan bersama-sama. Tidak bisa satu pihak. Tapi kebersamaan inilah menjadi kesepakatan dan bersama kita akan wujudkan kedamaian tersebut," tuturnya.
Sementara terkait akan ada aksi unjuk rasa pada Senin (1/9) besok, Rusdi mengaku akan mengerahkakan 1.323 personel. Diharapkan pasukan tersebut untuk menjaga kondusivitas Sulsel, khususnya Makassar.
"Kita akan menurunkan 1.323 personil. Itu kekuatan khusus Kota Makassar dari Polrestabes Makassar yang akan di-backup oleh Pangdam (XIV Hasanuddin) Sulsel. Insyaallah, hari-hari ke depan, Kota Makassar, Sulsel damai selalu," kata Rusdi.
Kata Gubernur Sulsel
Rusdi mengingatkan kepada warga yang akan unjuk rasa pada Senin (1/9) besok untuk mematuhi aturan. Ia mengaku warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan berekspresi.
"Ada aturan-aturan yang tentunya harus kita taati bersama. Silakan berekspresi, silakan menyampaikan pendapat, tetapi jangan melanggar aturan. Kita sama-sama dapat wujudkan Sulsel tetap damai," ucapnya.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menambahkan kondisi keamanan di Kota Makassar kondusif. Ia menyebut keterlibatan semua pihak merupakan langkah yang bagus.
"Ini adalah sebagai langkah untuk kemudian bagaimana Sulsel tidak lagi ada terjadi kejadian yang kemudian tidak kita inginkan sampai harus ada korban jiwa dan sebagainya," kata Andi Sudirman.
"Saya berharap semua masyarakat Sulsel mendukung, mensupport aksi damai hari ini yang kita komitmen bersama sulsel damai," pungkasnya.