Fakta Unik: Soliditas TNI-Polri Kalsel Jaga Kondusifitas, Demonstrasi Ribuan Orang Tetap Damai
Soliditas TNI-Polri Kalsel terbukti ampuh menjaga kondusifitas daerah, bahkan saat ribuan demonstran turun ke jalan. Bagaimana mereka melakukannya?
Kabid Propam Polda Kalsel, Kombes Pol. Hery Purnomo, menyatakan soliditas TNI-Polri di Kalsel sangat kuat. Mereka berkomitmen menjaga kondusifitas daerah demi keamanan seluruh masyarakat. Pernyataan penting ini disampaikan di Banjarbaru pada hari Sabtu, 13 September.
Soliditas TNI-Polri Kalsel menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman bagi warga. Tidak ada keraguan bagi personel untuk terus menjaga kekompakan mereka. Hal ini guna memastikan daerah tetap kondusif dan stabil dalam segala situasi.
Berbeda dengan wilayah lain, unjuk rasa besar di Kalsel berlangsung sangat damai. Ribuan mahasiswa dan pengemudi ojek online berdemonstrasi pada 1 September 2025 lalu. Aksi tersebut tidak berakhir ricuh berkat kerja sama semua pihak yang terlibat.
Bukti Nyata Soliditas di Lapangan
Kabid Propam Polda Kalsel, Kombes Pol. Hery Purnomo, menegaskan pentingnya soliditas. Soliditas TNI-Polri Kalsel menjadi benteng utama menjaga keamanan. Mereka berkomitmen penuh untuk stabilitas wilayah. Ini demi kenyamanan seluruh lapisan masyarakat.
Hery menyoroti perbedaan kondisi di Kalsel dengan daerah lain. Banyak unjuk rasa di berbagai wilayah berakhir ricuh. Namun, hal tersebut tidak terjadi di Kalimantan Selatan. Kondisi ini patut diapresiasi.
Contoh konkretnya adalah aksi ribuan orang pada 1 September 2025 lalu. Organisasi mahasiswa dan pengemudi ojek online berunjuk rasa di depan DPRD Kalsel. Aksi tersebut berlangsung dengan tertib dan damai. Tidak ada insiden berarti yang terjadi.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak. Komitmen bersama untuk aksi damai demi Kalsel yang aman sangat dijunjung tinggi. Masyarakat juga turut serta menjaga suasana kondusif. Ini menunjukkan kesadaran kolektif yang baik.
Memperkuat Sinergi untuk Mencegah Provokasi
Hery mengakui dinamika situasi nasional yang terjadi belakangan ini. Perlunya menjaga hubungan harmonis antar semua elemen masyarakat sangat krusial. Ini untuk mencegah potensi kesalahpahaman. Kesalahpahaman dapat memicu konflik.
Potensi kesalahpahaman bisa menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi TNI-Polri Kalsel terus diperkuat. Tujuannya adalah menangkal segala bentuk provokasi. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan.
Indikasi atau potensi provokasi dapat memicu gangguan kamtibmas. Sinergi yang kuat menjadi garda terdepan dalam menjaga situasi. TNI-Polri bahu membahu dengan semua unsur masyarakat. Mereka bekerja sama demi keamanan bersama.
Kombes Pol. Hery Purnomo menambahkan, "Tentu hubungan yang harmonis dan sinergi TNI-Polri perlu diperkuat menyikapi adanya indikasi atau potensi yang dapat menimbulkan unsur provokasi memicu gangguan kamtibmas". Masyarakat Kalsel juga dikenal cinta damai. Hal ini sangat mendukung terciptanya suasana aman.
Sumber: AntaraNews