Tahukah Anda? Kesbangpol Kalsel Ajak Demonstran Kedepankan Aspirasi untuk Demonstrasi Damai, Hindari Anarkis

Kesbangpol Kalsel mengimbau demonstran untuk mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai dan menghindari anarkisme dalam aksi Demonstrasi Damai mendatang. Simak imbauan lengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Kesbangpol Kalsel Ajak Demonstran Kedepankan Aspirasi untuk Demonstrasi Damai, Hindari Anarkis
Kesbangpol Kalsel mengimbau demonstran untuk mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai dan menghindari anarkisme dalam aksi Demonstrasi Damai mendatang. Simak imbauan lengkapnya! (Merdeka.com)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara tegas mengimbau para demonstran. Mereka diminta untuk mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai dan santun. Imbauan ini disampaikan guna menanggapi rencana aksi unjuk rasa serentak di Banjarmasin.

Kepala Kesbangpol Kalsel, Heriansyah, menjelaskan bahwa seruan ini merupakan hasil koordinasi. Pihaknya telah menggelar pertemuan formal bersama forum pimpinan daerah dan pemangku kepentingan lain. Gubernur Kalsel turut hadir dalam pertemuan penting tersebut.

Langkah proaktif ini diambil untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Banjarmasin. Tujuannya adalah mencegah tindakan anarkis yang dapat merugikan banyak pihak. Berbagai pihak berupaya memastikan aksi Demonstrasi Damai berjalan lancar tanpa kericuhan.

Menjaga Kondusifitas dan Mencegah Anarkisme

Heriansyah memastikan seluruh pemangku kepentingan berupaya keras menjaga situasi. Keamanan daerah harus tetap kondusif selama masa aksi unjuk rasa berlangsung. Hal ini penting untuk mencegah tindakan anarkis yang merusak.

Pengalaman di beberapa daerah lain menunjukkan potensi pembakaran gedung dan bentrok. Kericuhan serupa harus dihindari di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, imbauan untuk Demonstrasi Damai menjadi sangat krusial.

"Kami mengimbau masyarakat sampaikan pendapat secara santun dan damai," ujar Heriansyah. "Kita sama-sama jaga situasi agar tetap kondusif," tambahnya. Pesan ini menekankan pentingnya tanggung jawab bersama.

Pengawalan Aparat dan Titik Rawan

Setiap pengunjuk rasa yang menyampaikan aspirasi dipastikan akan dijaga dan dikawal ketat oleh aparat keamanan. Pengawalan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kericuhan. Dengan demikian, unjuk rasa dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Masyarakat lain juga tidak akan terimbas dari aksi-aksi yang berpotensi anarkis. Kehadiran aparat memberikan rasa aman bagi peserta aksi maupun warga sekitar. Ini mendukung terciptanya Demonstrasi Damai yang efektif.

Sebelumnya, kabar mengenai aksi unjuk rasa serentak telah beredar luas. Beberapa grup pesan singkat WhatsApp mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik tertentu di Banjarmasin. Titik rawan tersebut meliputi Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Haryono MT, dan Jalan Kamboja.

Aksi ini diperkirakan akan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mahasiswa, buruh, ojek online, dan elemen lainnya akan turut serta. Oleh karena itu, persiapan pengamanan menjadi prioritas utama.

Koordinasi Nasional dan Harapan Pemerintah

Dalam menyikapi unjuk rasa secara nasional, pemerintah daerah juga berkoordinasi. Kesbangpol Kalsel dan pemangku kepentingan lain akan mengikuti rapat nasional secara virtual. Rapat ini dijadwalkan pada Sabtu siang pukul 14.00 WITA.

Pemprov Kalsel turut serta dalam rapat tersebut untuk berkoordinasi. Tujuannya adalah menyamakan persepsi terkait situasi dan kondisi. Baik di tingkat nasional maupun di daerah, koordinasi sangat diperlukan.

Heriansyah menyampaikan harapannya agar para penyampai aspirasi dapat menjaga situasi. "Kami berharap teman-teman yang menyampaikan aspirasi nanti bisa menjaga situasi dan keamanan agar tetap kondusif," pungkasnya. Ini adalah kunci sukses Demonstrasi Damai.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi