Gempa Bumi 4,7 Magnitudo di Kuta Selatan Terasa Hingga Lombok
Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia.
Gempa bumi dengan kekuatan 4,7 magnitudo terasa di sejumlah wilayah di Pulau Bali hingga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (1/3) pukul 11:50 WITA.
Cahyo Nugroho Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengatakan, hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,5.
"Episenter terletak pada koordinat 9.33° LS; 115.50 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 63 km tenggara Kuta Selatan, Bali pada kedalaman 75 km," kata Cahyo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/3) siang.
Lokasi Episenter
Ia menyebutkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya,gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukan, bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik atau thrust-fault," imbuhnya.
Ia menyampaikan, dampak gempa bumi berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap dan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, dan getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu.
Getaran dirasakan oleh beberapa orang
Kemudian, gempa ini juga terasa di Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hingga pukul 12.15 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan