KRL Commuter Line Lintas Rangkasbitung Kembali Normal Usai Mati Listrik
KAI Commuter menginformasikan perjalanan KRL telah kembali normal setelah mengalami gangguan mati listrik di jalur antara Stasiun Kebayoran dan Sudimara.
PT Kereta Commuter Line (KAI Commuter) mengonfirmasi bahwa operasional telah kembali normal setelah mengalami gangguan pada aliran listrik. Gangguan ini menyebabkan lampu dan AC di dalam kereta mati, sehingga perjalanan terhambat di lintas Stasiun Kebayoran hingga Stasiun Sudimara. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa operasional telah pulih setelah penanganan dilakukan. Aliran listrik juga perlahan-lahan kembali normal di seluruh perjalanan.
"Saat ini kondisi sudah normal kembali," ungkap Karina saat dihubungi oleh Liputan6.com pada Selasa (21/4/2026).
Dalam penjelasannya, Karina menyebutkan bahwa pasokan listrik dari PLN telah pulih sejak pukul 19.19 WIB. Saat ini, perjalanan Commuter Line beroperasi secara normal. KAI Commuter terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memulihkan normalisasi dan mengatasi antrean perjalanan. KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan. "Selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas di stasiun," tegas Leza Arlan, Manager Public Relation KAI Commuter, dalam keterangan resmi yang disampaikan.
Gangguan Listrik KRL Commuter Line
Sejumlah perjalanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line mengalami gangguan akibat pemadaman listrik. Aliran listrik yang terputus menyebabkan dilakukan pengalihan untuk memulihkan operasional kereta. Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa Listrik Aliran Atas (LAA) padam akibat suplai dari Gardu Traksi PLN Limo yang terputus mulai pukul 18.35 WIB.
Dia menyampaikan bahwa pasokan daya LAA pada lintas Stasiun Kebayoran hingga Stasiun Sudimara terputus sejak sore hari. "Petugas terkait sudah berkoordinasi untuk pengalihan daya LAA dari Gardu Traksi lainnya, yaitu Gardu Traksi Karet 2 dan Gardu Traksi Pondok Betung," jelas Leza dalam keterangannya setelah dikonfirmasi oleh Liputan6.com pada Selasa (21/4/2026).
Antrean KRL
Gangguan aliran listrik yang terjadi berdampak pada perjalanan KRL Commuter Line di jalur Rangkasbitung. "Akibat padamnya LAA ini perjalanan Commuter Line pada lintas Tanah Abang - Rangkasbitung mengalami keterlambatan dan antrean perjalanan. Commuter Line No.1766 dan 1768 terhenti di antara Stasiun Kebayoran - Stasiun Sudimara," lanjut Leza. Kejadian ini jelas mengganggu aktivitas pengguna yang mengandalkan transportasi umum tersebut.
Sejumlah pengguna KRL Commuter Line meluapkan keluhan mereka terkait gangguan perjalanan melalui berbagai platform media sosial. Beberapa di antaranya mengunggah video yang menunjukkan kondisi kereta dalam keadaan gelap.
Pengunggah tersebut juga menginformasikan bahwa lampu dan pendingin udara (AC) di dalam kereta ikut mati selama insiden tersebut. Banyak pengguna lainnya juga menyampaikan keluhan mengenai perjalanan mereka yang tertahan akibat pemadaman aliran listrik yang terjadi. Keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial X yang menandai akun KAI Commuter, @commuterline.