TVRI Pastikan Daerah Blank Spot Dapat Nikmati Siaran Piala Dunia 2026 Gratis
Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Utara, Stella AE Purukan, mengumumkan bahwa daerah blank spot tetap bisa mengakses Siaran Piala Dunia 2026 melalui kemitraan strategis dan aplikasi khusus, menjamin tayangan gratis untuk seluruh masyarakat.
TVRI, sebagai lembaga penyiaran publik dan pemegang hak siar resmi, memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat menyaksikan ajang akbar Piala Dunia 2026. Kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia ini akan mulai dihelat pada 11 Juni 2026 mendatang. Persiapan menyeluruh telah dilakukan demi menjangkau pemirsa di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.
Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Utara, Stella AE Purukan, mengungkapkan bahwa upaya khusus telah disiapkan untuk daerah-daerah yang masih tergolong blank spot atau sulit menerima sinyal televisi. "Jika ada yang bertanya bagaimana di daerah-daerah yang sampai saat ini masih blank spot atau tidak bisa menerima siaran TVRI, mereka bisa menikmatinya karena kami menjalin kemitraan," ujar Stella Purukan di Manado, Minggu. TVRI berkomitmen penuh untuk menyajikan tayangan berkualitas dan merata.
Melalui kemitraan strategis, TVRI menggandeng berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan Siaran Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan sinyal televisi konvensional di beberapa wilayah, memastikan akses merata. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan demi pengalaman menonton terbaik.
Solusi Akses Siaran di Daerah Blank Spot
Untuk menjangkau pemirsa di daerah blank spot, TVRI menjalin kerja sama dengan PT Folago melalui aplikasi Fola Play dan Telkomsel dengan aplikasi Maxstream. Kemitraan ini menjadi solusi utama bagi masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap menikmati Siaran Piala Dunia 2026. "Jika masih ada lagi aplikasi lain nanti akan kami sosialisasikan ke masyarakat yang tidak bisa menerima siaran TVRI. Kami memohon untuk menggunakan sarana yang telah disediakan tersebut," ajaknya.
Selain melalui platform digital, TV kabel juga diberikan kesempatan untuk mendistribusikan siaran Piala Dunia 2026, namun dengan beberapa syarat ketat. Izin ini hanya berlaku khusus untuk TV kabel yang beroperasi di daerah blank spot dan telah memiliki izin resmi dari pihak berwenang. Mereka wajib mengajukan surat permohonan izin kepada TVRI secara tertulis.
Stella Purukan secara tegas menyatakan bahwa TV kabel yang berada di wilayah sudah terjangkau siaran TVRI tidak diizinkan untuk mendistribusikan siaran Piala Dunia 2026. "TV kabel yang ada di wilayah yang dapat menerima siaran TVRI tidak diperkenakan mendistribusikan siaran piala dunia," katanya menambahkan. Aturan ini diberlakukan untuk menjaga tata kelola penyiaran yang telah ditetapkan dan menghindari duplikasi.
Tayangan Gratis dan Sosialisasi Nasional
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis melalui dua kanal utama TVRI. Kanal tersebut adalah TVRI Nasional dan TVRI Sport, yang akan menayangkan seluruh laga pilihan dengan kualitas terbaik. Ini merupakan komitmen TVRI untuk menyediakan tontonan berkualitas tanpa biaya tambahan.
Sebagai bagian dari upaya sosialisasi dan memeriahkan ajang ini, TVRI menyelenggarakan acara "Ajang Bola Gembira" di Manado. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan TVRI sebagai official broadcaster Siaran Piala Dunia 2026. Acara tersebut diawali dengan Fun Walk, dilanjutkan dengan Zumba, dan diakhiri dengan pembagian doorprize menarik.
Berbagai perwakilan dari instansi pemerintah dan olahraga turut hadir dalam kegiatan sosialisasi di Manado, menunjukkan dukungan terhadap inisiatif TVRI. Hadir diantaranya perwakilan dari Pemerintah Kota Manado, KONI Sulut, Komisioner Komisi Informasi, dan RRI. Kehadiran mereka memperkuat pesan bahwa Siaran Piala Dunia 2026 akan dapat diakses luas oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sumber: AntaraNews