Maluku Sambut "Bola Gembira" TVRI, Sajikan Piala Dunia 2026 Merakyat Hingga Pelosok
Pemerintah Provinsi Maluku menyambut antusias program "Bola Gembira" TVRI, memastikan siaran Piala Dunia 2026 dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa biaya, termasuk di wilayah 3T.
Pemerintah Provinsi Maluku menunjukkan dukungan penuh terhadap program "Bola Gembira" yang digagas oleh TVRI. Inisiatif ini bertujuan untuk menghadirkan siaran Piala Dunia 2026 secara merakyat dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut. Program ini menjadi angin segar bagi penggemar sepak bola di Maluku, terutama mereka yang berada di daerah terpencil.
Asisten II Setda Maluku, Kasrul Selang, menyampaikan apresiasi tinggi kepada TVRI atas perolehan hak siar Piala Dunia Sepak Bola 2026. Dengan adanya program ini, masyarakat dapat menikmati setiap pertandingan tanpa terbebani biaya langganan tambahan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan akses informasi dan hiburan yang setara bagi warganya.
Kick-off program "Bola Gembira" ditandai dengan kegiatan jalan santai bersama masyarakat di Jalan AY Patty, Kota Ambon, pada Minggu, 3 Mei. Selang menyatakan, "Pemerintah Provinsi Maluku mengapresiasi TVRI yang menghadirkan siaran Piala Dunia hingga ke kampung-kampung, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tanpa biaya tambahan melalui TV kabel atau platform lainnya."
Apresiasi Pemerintah dan Akses Merata Piala Dunia 2026
Pemerintah Provinsi Maluku secara tegas mengapresiasi langkah TVRI yang berupaya menghadirkan siaran Piala Dunia 2026 hingga ke pelosok daerah. Program "Bola Gembira" ini memastikan bahwa masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dapat menikmati ajang sepak bola terbesar di dunia tanpa biaya tambahan. Ini merupakan wujud nyata pemerataan akses informasi dan hiburan bagi seluruh warga negara.
Kasrul Selang menekankan bahwa siaran langsung Piala Dunia 2026 bukan sekadar tontonan olahraga semata. Ia menambahkan, "Ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga menegaskan kedaulatan bangsa melalui penyiaran oleh lembaga penyiaran publik nasional." Kehadiran TVRI sebagai official broadcaster menjadi jaminan bahwa peristiwa global ini dapat dinikmati secara luas dan tanpa hambatan.
Selain TVRI, Pemprov Maluku juga memberikan apresiasi kepada Radio Republik Indonesia (RRI) dan ANTARA atas kontribusi mereka dalam mengampanyekan kegiatan "Bola Gembira" ini kepada masyarakat luas. Selang mengatakan, "Kita akan menikmati bulan bola gembira ini bersama-sama." Sinergi antarlembaga penyiaran publik dan kantor berita nasional ini memperkuat jangkauan informasi kepada masyarakat.
Peran TVRI sebagai Official Broadcaster dan Sinergi Nasional
Kepala Stasiun TVRI Maluku, Maria Margaretha Sopamena, menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah, pemerintah kabupaten, serta mitra strategis akan mendukung penuh penyelenggaraan "Bola Gembira". Tujuannya adalah agar program ini dapat berlangsung sukses dan menciptakan euforia serta antusiasme tinggi di kalangan masyarakat Maluku. Ini menunjukkan kesiapan TVRI dalam menyelenggarakan siaran berskala internasional.
Maria Sopamena menjelaskan bahwa kegiatan jalan santai yang telah dilaksanakan merupakan upaya untuk menghadirkan ruang partisipasi publik yang lebih luas dan inklusif. Ia menyatakan, "Antusiasme ini mencerminkan semangat sportivitas masyarakat terhadap peristiwa global tersebut." Kehadiran berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pegiat olahraga, hingga komunitas masyarakat, mencerminkan tingginya antusiasme terhadap Piala Dunia 2026.
TVRI memegang lisensi resmi dan tunggal sebagai official broadcaster untuk menayangkan 104 pertandingan Piala Dunia 2026. Turnamen akbar ini akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Maria Sopamena menegaskan, "TVRI tidak saja sebagai media publik, tetapi juga official broadcaster dengan lisensi resmi dan tunggal untuk menayangkan 104 pertandingan." Dengan lisensi tunggal ini, TVRI adalah penyedia utama siaran pertandingan yang sah dan terpercaya.
Sinergi antara TVRI, RRI, dan ANTARA dalam menggaungkan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 merupakan bukti nyata komitmen negara. Maria Sopamena menambahkan, "Sinergi dan kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen negara untuk hadir, melayani, dan menyatukan bangsa." Kolaborasi ini bertujuan untuk hadir, melayani, dan menyatukan bangsa melalui peristiwa olahraga global.
Sumber: AntaraNews