Neymar Nangis Lama Setelah Masuk Skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, telah memutuskan memasukkan Neymar ke dalam skuad yang akan berlaga di Piala Dunia 2026.
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, akhirnya memanggil Neymar untuk bergabung dalam skuad Piala Dunia 2026. Pemanggilan ini mengakhiri spekulasi mengenai masa depan mantan bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut.
Selama beberapa bulan, Neymar secara terbuka menyatakan keinginannya untuk tampil di Piala Dunia 2026, namun Ancelotti tidak memberikan kepastian selama waktu itu.
Akhirnya, momen yang ditunggu-tunggu Neymar terwujud dengan manis. Pemain yang berasal dari Santos ini berhasil masuk dalam daftar 26 pemain yang akan dibawa oleh Selacao ke Piala Dunia yang diadakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Neymar pun mengungkapkan perasaan emosional yang besar saat kembali ke panggung internasional. Ia mengaku tidak bisa menahan air mata setelah namanya terdaftar dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Bintang Santos ini juga berbagi tentang perjalanan sulitnya untuk pulih dari cedera panjang demi kembali ke dalam rencana pelatih Carlo Ancelotti.
Setelah namanya diumumkan dalam daftar akhir skuad pilihan Ancelotti untuk Piala Dunia, Neymar berbicara kepada Santos TV mengenai emosi yang meluap-luap dalam dirinya. Pemilik nomor punggung 10 Santos tersebut sempat absen cukup lama akibat cedera serius yang dideritanya pada Oktober 2023. Ia mengungkapkan bahwa pengumuman tersebut membawa rasa lega dan syukur yang luar biasa atas perjuangan panjangnya selama masa pemulihan.
"Saya menangis selama beberapa jam. Tidak mudah untuk sampai di titik ini. Setelah nama saya diumumkan, rasanya semua perjuangan dan usaha yang saya lalui benar-benar terbayar," ungkap mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut, seperti dikutip dari Goal, Rabu (20/5/2026).
Santos Memiliki Peran Penting
Neymar menyatakan perjalanan kariernya hingga saat ini tidaklah mudah. Ia mengungkapkan bahwa lingkungan di Santos sangat berperan penting dalam proses pemulihannya menuju performa terbaik.
Menurutnya, dukungan yang diberikan di Rei Pele Training Center menjadi faktor kunci dalam mewujudkan impiannya untuk kembali membela Timnas Brasil. Neymar bahkan menganggap Santos sebagai rumah dan tempat perlindungan saat menghadapi masa-masa sulit dalam kariernya.
"Seperti yang selalu saya katakan sejak kembali ke sini, saya merasa seperti berada di rumah sendiri. Sulit untuk dijelaskan," ungkap Neymar.
"Saya ingin berterima kasih kepada semuanya. Pemanggilan ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk semua orang yang terlibat dalam proses ini, semua yang bersama saya di lapangan maupun di luar lapangan, yang menjaga keamanan kami, kondisi tubuh kami, hingga makanan kami."
Ingin Jadi Juara Dunia
Neymar menyadari untuk menjadi pemain inti di Piala Dunia 2026, jalannya tidak akan mudah. Nama besarnya tidak menjamin posisinya di tim utama. Ancelotti telah menegaskan bahwa Neymar tidak akan mendapatkan perlakuan khusus. Ini menunjukkan bahwa persaingan untuk mendapatkan tempat di starting XI akan sangat ketat selama masa persiapan di Amerika Serikat.
Meskipun demikian, Neymar tetap optimis dan memilih untuk fokus pada kerjasama tim.
"Terima kasih atas dukungannya, karena selalu percaya kepada saya. Saya di sini untuk berterima kasih atas dukungan sepanjang karier saya. Kita semua bersama-sama dalam Brasil yang sedang menuju gelar keenam," imbuhnya.