Neymar Ungkapkan Kekecewaan dan Kesedihan karena Kembali Tak Dipanggil ke Timnas Brasil
Neymar merasa sangat kecewa dan sedih karena kembali tidak diberikan kesempatan untuk memperkuat Timnas Brasil.
Neymar kembali tidak terdaftar dalam skuad Timnas Brasil untuk dua laga uji coba yang akan berlangsung pada Maret 2026. Keputusan ini membuat pemain berusia 34 tahun itu merasa kecewa dan sedih karena tidak mendapatkan kesempatan untuk memperkuat Tim Samba.
Timnas Brasil dijadwalkan menghadapi Timnas Prancis di Boston, Amerika Serikat pada tanggal 27 Maret. Empat hari setelahnya, Selecao akan melawan Timnas Kroasia di Orlando.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, telah memanggil 26 pemain untuk melakoni kedua pertandingan tersebut. Namun, Neymar tidak termasuk dalam daftar tersebut, di mana saat ini ia sedang menjalani karier bersama Santos.
Ancelotti menjelaskan keputusan tidak memanggil Neymar didasarkan pada faktor kebugaran. Meskipun demikian, peluang Neymar untuk tampil di Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar.
"Kenapa saya tidak memanggilnya kali ini? Karena dia belum 100 persen fit dan saya membutuhkan pemain yang benar-benar siap," ujar Ancelotti.
"Neymar harus terus berlatih, bermain, menunjukkan kualitasnya, dan berada dalam kondisi fisik terbaik," lanjutnya.
Tak Bisa Menyimpan Kekecewaan
Kembali absen untuk membela Timnas Brasil membuat Neymar merasakan kekecewaan dan kesedihan yang mendalam. Meskipun demikian, mantan pemain bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain ini bertekad untuk terus menunjukkan performa terbaiknya bersama Santos, agar bisa mendapatkan kesempatan memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026.
"Saya akan berbicara di sini karena saya tidak bisa terus menyimpan ini. Tentu saja saya kecewa dan sedih tidak terpilih," ungkap Neymar.
"Tetapi saya tetap fokus, hari demi hari, latihan demi latihan, pertandingan demi pertandingan. Kami akan mencapai tujuan. Masih ada seleksi final untuk Piala Dunia 2026," ucap penyerang Santos tersebut.
Dengan semangat yang tak padam, Neymar berusaha untuk tetap berkontribusi maksimal di klubnya, berharap dapat kembali ke tim nasional dan berjuang meraih kesuksesan di pentas dunia.
Serahkan kepada Pelatih
Neymar menyadari posisinya di Timnas Brasil untuk masa depan tidak lagi terjamin. Meskipun dia masih sangat berambisi untuk membantu negaranya meraih gelar Piala Dunia keenam, dia juga mengakui bahwa keputusan akhir berada di tangan staf pelatih.
"Keinginan saya tentu kembali ke tim nasional dan bermain di Piala Dunia, tetapi itu tidak tergantung pada saya," ujar Neymar.
"Itu keputusan pelatih. Apakah saya ada di sana atau tidak, saya akan selalu mendukung tim nasional," jelasnya.
Sudah cukup lama Neymar tidak memperkuat Timnas Brasil. Penampilan terakhirnya bersama Tim Samba terjadi pada tahun 2023, setelah itu dia mengalami cedera ACL dan meniskus di lutut kirinya yang membuatnya absen dari pertandingan.
Dengan situasi ini, Neymar merasa penting untuk tetap mendukung rekan-rekannya meskipun tidak berada di lapangan. Dia berharap bisa segera kembali dan berkontribusi untuk timnya dalam kompetisi mendatang.
Sumber: Goal International