Cerita Neymar Pernah Hampir Gabung Bayern Munchen, Didatangi Pep Guardiola
Pemain sepak bola Brasil, Neymar, mengungkapkan bahwa pada tahun 2013 ia hampir bergabung dengan Bayern Munchen karena pesona Pep Guardiola.
Bintang sepak bola asal Brasil, Neymar, mengungkapkan bahwa ia hampir bergabung dengan Bayern Munchen pada tahun 2013 karena daya tarik yang dimiliki Pep Guardiola. Namun, keputusan untuk pindah ke Bayern Munchen tidak terwujud, dan ia akhirnya memilih untuk bergabung dengan Barcelona. Kejadian ini berlangsung pada Januari 2013, saat Neymar masih memperkuat klub di Brasil. Dalam sebuah wawancara, Neymar menceritakan bahwa Guardiola sangat terkesan dengan kemampuannya sebagai striker yang berasal dari Brasil.
Pelatih asal Spanyol itu menyatakan keinginannya untuk merekrut Neymar ke klub mana pun yang akan ia latih di masa depan. "Saya hampir pergi ke Bayern karena Pep Guardiola. Setelah saya memenangi Penghargaan Puskas, ayah saya terus menelepon saya pada jam 2 pagi," ujar Neymar.
"Saya menjawab, dia menyuruh saya membuka pintu. Saya mengenakan celana boxer. Ada ayah saya, Pep Guardiola dan penerjemahnya! Pep berkata ingin mengontrak saya dan membawa saya bersamanya, ke klub mana pun dia pergi. Dia berkata akan menjadikan saya pemain terbaik di dunia," lanjut Neymar.
Pengalaman ini menunjukkan betapa besar ketertarikan Guardiola terhadap talenta Neymar, meskipun pada akhirnya ia memilih jalur yang berbeda.
Pep Guardiola Memberikan Janji kepada Neymar
Guardiola datang dengan persiapan yang sangat matang. Ia bahkan menjelaskan taktik yang telah disiapkannya khusus untuk Neymar. "Dia duduk di sana dengan laptop dan selembar kertas dan menunjukkan kepada saya secara rinci bagaimana dia ingin nantinya saya bermain," kata Neymar.
"Dia kemudian juga bilang kepada saya 'jika kamu tidak mencetak 60 gol dalam setahun saya akan mengganti nama saya,'" imbuh Neymar.
Pertemuan tersebut berlangsung saat Guardiola menjalani masa cuti panjang setelah meninggalkan Barcelona pada tahun 2012, sebelum akhirnya bergabung dengan Bayern Munich pada tahun 2013. Neymar mengungkapkan bahwa Guardiola tidak langsung memberitahunya bahwa ia telah menandatangani kontrak dengan Bayern.
Pilih Barcelona karena Kehadiran Messi
Neymar pada akhirnya memilih untuk meninggalkan Santos dan bergabung dengan Barcelona pada tahun 2013. Ia tidak bergabung dengan Bayern Munchen karena ingin mengejar mimpinya. "Karena impian saya adalah bermain bersama Lionel Messi," tegas Neymar.
Selama empat tahun di Barcelona, Neymar berhasil mencetak banyak prestasi sebelum akhirnya memecahkan rekor transfer dunia saat pindah ke Paris Saint-Germain. Setelah mengalami dua tahun yang penuh cedera di Al Hilal Arab Saudi, Neymar kini kembali ke Santos. Pada periode 2013 hingga 2016, Guardiola melatih Bayern Munchen dan kemudian melanjutkan karirnya di Manchester City hingga saat ini.
Sumber: Yahoo, BeinSport