Meskipun Absen Panjang, Ancelotti Tegaskan Neymar Masih Masuk Rencana Timnas Brasil untuk Piala Dunia Mendatang

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memastikan Neymar masih menjadi bagian dari rencana skuad untuk Piala Dunia, namun sang bintang harus pulih fisik sepenuhnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Meskipun Absen Panjang, Ancelotti Tegaskan Neymar Masih Masuk Rencana Timnas Brasil untuk Piala Dunia Mendatang
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memastikan Neymar masih menjadi bagian dari rencana skuad untuk Piala Dunia, namun sang bintang harus pulih fisik sepenuhnya. (AntaraNews)

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, secara tegas menyatakan bahwa bintang sepak bola Neymar masih berada dalam daftar rencananya untuk tampil di ajang bergengsi Piala Dunia tahun depan. Pernyataan ini disampaikan Ancelotti menjelang laga uji coba penting Brasil melawan Jepang yang akan berlangsung di Tokyo pada Selasa, 14 Oktober.

Meskipun demikian, Ancelotti memberikan syarat mutlak bagi pemain berusia 33 tahun tersebut: Neymar harus benar-benar pulih secara fisik. Kondisi fisik yang prima menjadi kunci utama agar sang penyerang dapat kembali memperkuat skuad Selecao setelah periode absen panjang dari pentas internasional.

Absennya Neymar dari tim nasional telah berlangsung selama dua tahun terakhir akibat serangkaian cedera berkepanjangan, termasuk cedera ligamen lutut parah pada Oktober 2023. Cedera tersebut membuatnya menepi lama dan menghambat kariernya, terutama setelah kepindahannya ke Santos dari Liga Arab Saudi.

Carlo Ancelotti tidak meragukan kualitas individu Neymar, namun menekankan bahwa kebugaran adalah faktor penentu. "Neymar bisa bermain di level tertinggi bersama tim ini tanpa masalah," ujar Ancelotti, seperti dikutip dari situs resmi Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) pada Senin.

Mantan pelatih Real Madrid ini menambahkan bahwa bakat Neymar tidak perlu diragukan. "Ketika dia dalam kondisi fisik yang baik, dia memiliki kualitas untuk bermain bukan hanya di Brasil, tetapi di tim mana pun di dunia karena bakatnya," tegas Ancelotti, menyoroti potensi besar sang pemain jika dalam kondisi prima.

Penampilan terakhir Neymar untuk tim nasional terjadi pada Oktober 2023, ketika ia mengalami cedera ligamen lutut parah yang memaksanya absen panjang. Cedera ini menjadi salah satu dari beberapa masalah fisik yang terus menghambat kariernya, terutama setelah kepulangannya ke Santos dari Liga Arab Saudi.

Timnas Brasil datang ke Jepang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya mengalahkan Korea Selatan dengan skor telak 5-0. Kemenangan ini menunjukkan kekuatan lini serang dan semangat bermain indah yang menjadi ciri khas "sepak bola samba" yang selalu diidamkan para penggemar.

Namun, Ancelotti mengingatkan bahwa keseimbangan dan kerja sama tim tetap menjadi hal utama dalam strateginya. "Tim nasional Brasil ingin bermain indah dan memang bisa melakukannya, tetapi itu tergantung bagaimana Anda mendefinisikan permainan indah," lanjut Ancelotti, memberikan perspektifnya.

Ancelotti menjelaskan lebih lanjut definisinya tentang permainan indah. "Tentu saja para pemain memiliki kualitas individu dan komitmen, tetapi bermain indah juga berarti tampil baik saat bertahan, bukan hanya ketika menguasai bola," ujarnya, menekankan pentingnya aspek defensif.

Sejak mengambil alih kursi pelatih pada Mei lalu, Ancelotti telah mencatatkan rekor impresif dengan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dari lima laga, mencetak sembilan gol dan hanya kebobolan satu. Pada kemenangan di Seoul pekan lalu, ia bahkan menurunkan empat penyerang sekaligus seperti Vinicius Jr, Rodrygo, Matheus Cunha, dan Estevao, yang berhasil membuat Korea Selatan kewalahan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi