Gaduh Dugaan Pelecehan Sesama Jenis di Commuter Line Jakarta Kota-Bogor, KAI Buka Suara
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat suasana tegang di dalam gerbong kereta.
Manajemen KAI Commuter buka suara usai viral aksi keributan di dalam gerbong KRL Commuter Line tujuan Jakarta-Bogor pada Kamis, 23 April 2025 malam. Insiden ini dipicu oleh dugaan pelecehan seksual sesama jenis dari seorang penumpang pria ke pria lainnya.
Keributan tersebut diunggah akun Instagram @dramakrlcommuterline. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat suasana tegang di dalam gerbong kereta. Terlihat petugas keamanan PAM KCI melerai cekcok yang terjadi antarsesama penumpang pria.
Menanggapi insiden ini, Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menyatakan KAI Commuter menyayangkan adanya kegaduhan antar-pengguna yang terjadi di perjalanan Commuter Line Nomor 1388 relasi Jakarta Kota-Bogor pada Kamis malam (23/4). Leza menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 19.05 WIB.
"Kejadian bermula saat salah seorang pengguna pada perjalanan Commuter Line tersebut diduga melakukan pelecehan kepada pengguna lainnya," kata Leza kepada wartawan, Jumat (24/4).
Leza Arlan menyampaikan saat di perjalanan, salah satu pengguna merasa area sensitifnya tersentuh penumpang pria lain, sehingga memicu cekcok dan perkelahian antar kedua pengguna tersebut.
"Karena menimbulkan kegaduhan dan mengganggu kenyamanan pengguna lainnya, petugas Pengamanan KRL di atas kereta segera menangani dengan menurunkan keduanya untuk dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Pasar Minggu," jelasnya.
Mediasi
Leza bilang, usai dimintakan keterangan dan dilakukan mediasi oleh petugas, kedua pengguna tersebut menyatakan terjadi kesalahpahaman dan sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.
"Keduanya menyadari adanya kesalahpahaman posisi saat berada di dalam Commuter Line. Kedua pengguna tersebut juga menyampaikan permohonan maaf karena telah membuat kegaduhan dan ketidaknyamanan bagi pengguna Commuter Line lainnya," kata Leza.
Imbauan KAI
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tidak membuat gaduh di dalam perjalanan Commuter Line maupun di area stasiun.
"Selalu menghormati dan menjaga kenyamanan pengguna lainnya saat berada di dalam perjalanan Commuter Line," tandas Leza.