Bersaing dengan 1.000 Peserta dari 14 Negara, Personel Polda Sumsel Juarai Bromo KOM 2026
Bromo KOM 2026 diikuti para pesepeda dari berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Jepang, Malaysia, hingga Australia.
Prestasi atlet sepeda Polda Sumatra Selatan kembali bersinar di ajang internasional. Setelah sebelumnya mengirimkan personel untuk berlaga pada World Police and Fire Games di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat, kini personel Direktorat Samapta Polda Sumsel kembali mengharumkan nama daerah melalui ajang Bromo KOM (King of Mountain) 2026.
Prestasi tersebut dipersembahkan oleh Bripda Ade Agung Dian Tara yang berhasil meraih juara pertama kategori TNI/Polri Man Under 39 Tahun pada perlombaan yang digelar di Jawa Timur pada 6 Juni 2026.
Bromo KOM 2026 diikuti para pesepeda dari berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Jepang, Malaysia, hingga Australia. Perlombaan dimulai dari Mapolda Jawa Timur dan berakhir di kawasan Wonokitri, Pasuruan, yang berada di lereng Gunung Bromo.
Ajang yang kerap dijuluki sebagai "naik hajinya para cyclist" tersebut dikenal sebagai salah satu kompetisi sepeda tanjakan paling bergengsi dan menantang di Indonesia. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ke-12 dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.000 pesepeda yang berasal dari 319 komunitas, 121 kota, 26 provinsi, dan 14 negara.
Medan yang berat serta tanjakan panjang menuju garis finis menjadikan Bromo KOM sebagai salah satu perlombaan yang paling ditunggu sekaligus paling ditaklukkan oleh para pesepeda.
Bukti Pembinaan Atlet Berjalan Baik
Wakil Ketua Cabang Olahraga Sepeda Polda Sumsel AKBP Ahmad Budi Martono mengatakan, keberhasilan Bripda Ade menunjukkan bahwa pembinaan atlet sepeda di lingkungan Polda Sumsel terus berkembang dan mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah maupun negara.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa personel Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga mampu menorehkan prestasi di bidang olahraga.
"Ini bukan hanya prestasi pribadi Bripda Ade, tetapi juga kebanggaan bagi Polda Sumsel dan masyarakat Sumsel. Dalam beberapa tahun terakhir, atlet-atlet sepeda Polda Sumsel terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan dan mampu tampil di berbagai kejuaraan bergengsi," ungkap Wakil Ketua Cabang Olahraga Sepeda Polda Sumsel AKBP Ahmad Budi Martono, Senin (15/6).
Budaya Bersepeda Semakin Berkembang, Jadi Motivasi untuk Melahirkan Atlet Baru
Budi menuturkan, budaya bersepeda di lingkungan Polda Sumsel saat ini terus berkembang. Sejumlah personel secara rutin mengikuti berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat regional, nasional, hingga internasional sebagai bagian dari pembinaan prestasi sekaligus menjaga kebugaran anggota.
"Bromo KOM ini dikenal sangat berat. Banyak pesepeda menyebutnya sebagai 'naik hajinya cyclist'. Karena itu ketika ada personel Polda Sumsel yang mampu menjadi juara di sana, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami," kata Budi.
Polda Sumsel berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi personel lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi di berbagai cabang olahraga.
Budi menegaskan bahwa nilai utama dari sebuah kejuaraan bukan semata-mata perolehan medali, melainkan pembentukan karakter disiplin, daya juang, serta semangat kompetitif yang positif.
"Yang paling penting bukan hanya soal medali, tetapi bagaimana anggota Polda Sumsel mampu menunjukkan disiplin, daya juang, dan semangat kompetitif yang positif. Mudah-mudahan prestasi ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak atlet dari Sumsel yang tampil di level nasional maupun internasional," pungkasnya.