Dubes China Ungkap Prabowo-Xi Jinping Saling Berkomunikasi dan Bersurat
Prabowo telah dua kali berkunjung ke China pada tahun 2024 dan bertemu langsung dengan Xi Jinping.
Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong menyebut hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping sangat dekat dan bersifat personal. Kedua pemimpin negara bahkan disebut kerap saling berkirim surat dan berdiskusi langsung.
"Mereka menjaga hubungan yang sangat dekat. Mereka saling menulis surat satu sama lain, berbicara satu sama lain," ujar Wang Lutong di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (16/5).
Wang menyebut, Prabowo telah dua kali berkunjung ke China pada tahun 2024 dan bertemu langsung dengan Xi Jinping. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai isu strategis dan kerja sama bilateral.
"Tahun lalu, mereka bertemu dua kali dan banyak kesimpulan dari kunjungan itu, dari pertemuan-pertemuan kedua pemimpin negara," ucapnya.
Modal Kuat Kemitraan Indonesia-China
Menurut Wang, kedekatan pribadi antara Prabowo dan Xi merupakan modal penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan China ke depan. Ia menegaskan komitmen Negeri Tirai Bambu untuk terus memperluas kerja sama dengan Indonesia.
"Saya pikir hubungan pribadi antara kedua presiden selalu menjadi modal yang kuat dari kemitraan ini, dan kami akan terus membangunnya," tegas Wang.
Wang mengungkapkan, saat ini kedua negara telah menjalani kerja sama yang luas mulai dari investasi, pangan, energi, industri hilir, hubungan antar-masyarakat, budaya, hingga pendidikan.
"Yang dapat saya katakan pada tahap ini adalah akan ada hubungan yang sangat kuat antara kedua belah pihak dan koordinasi serta kerja sama yang lebih kuat antara kedua bisnis dan masyarakat kita," tutupnya.