Dewan Keamanan PBB
-
News •Dewan Keamanan PBB Tuntaskan Dialog Informal dengan Kandidat Seleksi Sekjen PBBDewan Keamanan PBB telah menyelesaikan dialog informal dengan tiga kandidat utama dalam proses Seleksi Sekjen PBB, membahas visi dan tantangan global untuk kepemimpinan mendatang dan mempersiapkan rekomendasi.
-
News •Kunjungan Putin ke China Dipastikan Beijing Setelah Trump Bertemu Xi JinpingBeijing mengonfirmasi Kunjungan Putin ke China pada 19-20 Mei 2026, hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump bertemu Xi Jinping. Apa agenda di balik pertemuan penting ini?
-
News •Rusia Jadwalkan Pertemuan DK PBB Bahas Keamanan Maritim Global pada 27 AprilRusia melalui Kementerian Luar Negeri mengumumkan jadwal pertemuan Dewan Keamanan PBB pada 27 April untuk membahas isu **Keamanan Maritim DK PBB** secara komprehensif, menandai pergeseran fokus dari forum biasanya.
-
News •Indonesia dan Negara Kontributor Kutuk Keras Serangan Terhadap UNIFILIndonesia bersama negara-negara kontributor pasukan UNIFIL mengutuk keras serangan terhadap misi perdamaian PBB di Lebanon, menyoroti insiden yang menewaskan tiga penjaga perdamaian Indonesia dan menyerukan perlindungan lebih kuat bagi pasukan perdamaian.
-
News •DK PBB Gagal Adopsi Resolusi Selat Hormuz, Rusia dan China Gunakan Hak VetoDewan Keamanan PBB gagal mengadopsi rancangan Resolusi Selat Hormuz yang menyerukan kebebasan navigasi, setelah Rusia dan China menggunakan hak veto mereka, menimbulkan kekecewaan Bahrain.
-
News •Indonesia Gencarkan Lobi Dukungan untuk Calon Anggota Dewan Keamanan PBB 2029-2030Indonesia aktif mencari dukungan dari negara-negara Afrika, Karibia, dan Pasifik untuk pencalonan sebagai Calon Anggota Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030, memperkuat posisi diplomasi globalnya.
-
News •Indonesia Desak PBB Lakukan Evaluasi Keamanan Komprehensif Pasukan Perdamaian PBB Setelah Insiden LebanonIndonesia mendesak PBB mengevaluasi komprehensif protokol keamanan pasukan perdamaian di semua area penempatan, menyusul tewasnya tiga prajurit TNI di Lebanon, demi menjamin keselamatan personel.
-
Politik •Indonesia Desak PBB Lakukan Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Usai Prajurit TNI GugurIndonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keamanan pasukan perdamaian, menyusul gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon. Desakan ini menjadi langkah penting untuk menjamin kesela
-
News •Indonesia Desak Jaminan Keamanan Pasukan Perdamaian PBB di LebanonIndonesia menuntut adanya jaminan keamanan bagi seluruh personel pasukan perdamaian PBB, menyusul serangan yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon, menekankan pentingnya Jaminan Keamanan Pasukan Perdamaian PBB.
-
Politik •Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Prajurit Perdamaian di Lebanon Pasca SeranganPemerintah Indonesia mendesak adanya jaminan keamanan bagi prajurit penjaga perdamaian di Lebanon menyusul insiden tragis yang menewaskan tiga personel TNI, menegaskan perbedaan misi peacekeeping dan peacemaking.
-
News •Tiga Prajurit Perdamaian UNIFIL Gugur di Lebanon, Jenazah Tiba di Tanah AirJenazah tiga prajurit perdamaian UNIFIL yang gugur saat bertugas di Lebanon telah tiba di Indonesia, memicu desakan investigasi PBB dan komitmen berkelanjutan Indonesia dalam misi perdamaian.
-
Politik •Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air, Disambut Upacara MiliterTiga prajurit TNI yang gugur saat bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon telah tiba di Indonesia. Upacara penyambutan jenazah prajurit TNI gugur di Lebanon akan dipimpin langsung oleh Presiden.
-
News •Indonesia Desak DK PBB Usut Tuntas Insiden UNIFIL Lebanon, Tiga Personel Kembali TerlukaIndonesia kembali mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengusut tuntas serangkaian insiden terhadap Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) setelah tiga personel penjaga perdamaian Indonesia terluka dalam ledakan di El Addaiseh, Lebanon selatan, menambah d
-
News •Repatriasi Pasukan Perdamaian Indonesia dari Lebanon Terkendala PenerbanganIndonesia berencana merepatriasi jenazah tiga prajurit TNI yang gugur sebagai pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon, namun terkendala keterbatasan penerbangan. Simak detail upaya pemulangan dan desakan investigasi PBB.
-
News •DK PBB Siap Voting Resolusi Selat Hormuz di Tengah Ketegangan RegionalDewan Keamanan PBB akan segera melakukan voting resolusi terkait Resolusi Selat Hormuz, jalur vital pengiriman energi, di tengah eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
-
News •Rusia, China, Prancis Blokir Resolusi DK PBB Soal Penggunaan Kekuatan di Selat Hormuz: Gejolak Global Mengancam Pasokan EnergiTiga kekuatan besar, Rusia, China, dan Prancis, dilaporkan melakukan **blokir resolusi DK PBB Hormuz** yang mengizinkan penggunaan kekuatan, memicu kekhawatiran global atas stabilitas Selat Hormuz.
-
News •Indonesia Tuntut PBB Selidiki Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di UNIFILPemerintah Indonesia mendesak PBB untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan atas serangan Israel di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI dalam misi UNIFIL, menuntut pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
-
News •Personel Indonesia Siap Diterjunkan ke Gaza Mei 2026 dalam Misi Stabilisasi InternasionalRibuan personel Indonesia di Gaza akan bergabung dengan pasukan stabilisasi internasional pada Mei 2026, mengemban misi penting pemulihan pasca-konflik sesuai rencana Presiden Trump.
-
Politik •Akademisi Unand Sebut Serangan AS-Israel ke Iran Langgar Piagam PBB dan Hukum InternasionalPakar Hukum Internasional Universitas Andalas (Unand) Prof. Ferdi menegaskan Serangan AS-Israel Langgar Piagam PBB serta hukum internasional, khususnya terkait pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei.
-
News •Rusia Desak AS Israel Hentikan Agresi ke Iran, Peringatkan Eskalasi KawasanDuta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mendesak Amerika Serikat dan Israel segera menghentikan tindakan agresif mereka terhadap Iran, memperingatkan potensi bencana kemanusiaan dan ekonomi di kawasan.