Ketegaran Warga NTT di Tengah Trauma Gempa

Ketegaran warga menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi situasi pascabencana.

Jonathan Pandapotan Purba
Ketegaran Warga NTT di Tengah Trauma Gempa
Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengunjungi daerah Poka, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/9) (Istimewa)

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengunjungi wilayah Poka, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/9).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi terkini warga sekaligus menyalurkan bantuan bagi korban gempa.

Kholid menyampaikan, sejak tiba di kawasan Poka, dirinya melihat langsung ketegaran warga yang masih menghadapi dampak gempa. Meski berada di pengungsian dan masih menyimpan trauma, warga tetap menyambut kedatangan rombongan dengan penuh suka cita.

"Sejak tadi malam kami tiba di Gereja Paroki Fransiskus Xaverius Poka. Di situ berdiri tenda-tenda pengungsian. Kami malah disambut penuh suka cita. Walau masih ada rasa sedih, ketika ada yang datang mereka menyambut dengan gembira. Itulah kehebatan warga NTT," ujar Kholid.

Menurutnya, ketegaran warga tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi situasi pascabencana. Di tengah trauma yang masih dirasakan, warga tetap menunjukkan keramahan dan keceriaan kepada para tamu yang datang.

"Mereka tetap tegar di tengah trauma. Selalu ceria di hadapan kami," katanya.

Kholid juga mengaku telah meminta agar kedatangannya tidak disambut dengan berbagai acara. Ia menegaskan, kunjungan tersebut semata-mata untuk melihat kondisi masyarakat secara langsung dan menyalurkan bantuan.

"Kami sudah minta untuk tidak disambut dengan acara-acara. Kami hanya ingin datang melihat dan mengantarkan bantuan. Tapi mereka tetap memaksa untuk menyambut," ungkapnya.

Bagi Kholid, sikap tersebut menunjukkan kuatnya nilai budaya masyarakat NTT dalam memuliakan tamu. Keramahan tersebut tetap dijaga bahkan dalam kondisi sulit akibat bencana.

"Karena bagi mereka, menyambut tamu adalah kemuliaan dari budaya yang tidak boleh lepas," pungkas Kholid.

Rekomendasi