75 Tahun Persahabatan dan Sambutan Spesial Prabowo untuk PM Li Qiang
Kunjungan PM Li Qiang ke Indonesia untuk memenuhi undangan dari Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (25/5). Kunjungan PM Li Qiang ke Indonesia untuk memenuhi undangan dari Prabowo.
PM Li Qiang tiba di Halaman Istana Merdeka sekitar pukul 10.05 WIB. Iring-iringan mobil yang membawa PM Li sempat memasuki kawasan Monumen Nasional (Monas).Sebanyak 70 pasukan berkuda yang membawa bendera Indonesia turut mengiringi rangkaian mobil PM Li Qiang hingga ke Istana Merdeka. Setibanya di Istana, PM Li Qiang disambut pasukan jajar kehormatan.
Sejumlah pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD) menggunakan seragam menyambut kedatangan PM Li Qiang dari kawasan Monas. Mereka membawa bendera Indonesia dan China. Prabowo yang mengenakan setelan jas bewarna abu-abu langsung menyambut kedatangan Perdana Menteri Li Qiang. Prabowo dan PM Li saling berjabat tangan.
Kemudian, Prabowo dan PM Li Qiang mengikuti upacara penyambutan pemimpin negara. Lagu kedua negara dikumandangkan yang diselingi bunyi meriam sebanyak 19 kali.
Usai upacara, Prabowo dan PM Li mengenalkan para delegasi masing-masing. Prabowo tampak didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kemudian, Kepala Badan Intelijen Negara Herindra, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Stella Christie, hingga Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun.
75 Tahun Persahabatan
Selanjutnya, Prabowo mengajak PM Li Qiang masuk ke ruang kredensial Istana Merdeka untuk menandatangani buku tamu dan berfoto bersama. Setelah itu, Prabowo dan PM Li melakukan pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing.Kedua pemimpin negara akan membahas hubungan bilateral serta kerja sama Indonesia dan China.
Setelahnya, Prabowo dan PM Li akan menyaksikan penandatanganan Momerendum of Understanding (MoU) kedua negara.
"Sekali lagi, saya ucapkan selamat datang di Jakarta, Ibu Kota Indonesia dan saya ingin sekali lagi menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang besar diberikan kepada kami menerima kunjungan Yang Mulia di Istana Merdeka," kata Prabowo.
Menurut dia, kunjungan PM Li Qiang menegaskan persahabatan yang erat antara Indonesia dan China. Adapun hubungan diplomatik Indonesia-China sudah berjalan selama 75 tahun.
"Ini suatu kunjungan yang sangat penting menurut kami karena kunjungan yang mulia menegaskan persahabatan yang baik erat antara Tiongkok dan Republik Indonesia dan juga lebih penting antara rakyat Tiongkok dan Indonesia. Kita menandai 75 tahun hubungan diplomatik," jelasnya.
Tak hanya itu, kata dia, kedua negara memiliki sejarah yang panjang usai 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung. Konferensi ini menjadi momen penting kerja sama Indonesia dan China.
"Tahun ini 70 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung, kita dua negara kita masing-masing memiliki sejarah yang panjang dan sekarang ini kita telah menjadi mitra yang memiliki hubungan startegis yang komprehensif," tutur Prabowo.
Prabowo menegaskan Indonesia siap memperkuat kerja sama dengan China untuk menciptakan kawasan yang damai dan aman untul semua pihak.
"Indonesia siap untuk menciptakan kawasan yang aman dan sejahtera. Indonesia siap untuk memperkuat kerjasama dengan Tiongkok untuk bersama-sama kita menciptakan kawasan yang damai, yang aman untuk semua," tegas Prabowo.
Teken MoU
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi penandatangaan nota kesepahaman (MoU) keamanan maritim antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dengan China Coust Guard. Prabowo mengatakan, MoU ini akan meningkatkan keselamatan maritim antara Indonesia dan China.
"Terkait keamanan maritim, saya menyambut baik penandatanganan kerjasama MoU antara Bakamla di Indonesia dan China Coast Guard," kata Prabowo.
"MoU ini akan meningkatkan kerjasama dalam pengembangan kapasitas, perkembangan informasi, dan keselamatan maritim," sambungnya.
Menurut Prabowo, Indonesia siap menciptakan kawasan yang aman dan sejahtera. Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama dengan China untuk menciptakan kawasan yang damai dan aman.
”Indonesia siap untuk menciptakan kawasan yang aman dan sejahtera. Indonesia siap untuk memperkuat kerjasama dengan Tiongkok untuk bersama-sama kita menciptakan kawasan yang damai, yang aman untuk semua," jelasnya.
Selain itu, Prabowo menuturkan Indonesia akan terus mendukung negosiasi Code of Conduct di Laut China Selatan untuk memperkuat stabilitas kawasan. Pasalnya, kata dia, China merupakan mitra yang penting dalam negosiasi tersebut.
"Untuk memperkuat stabilitas kawasan, Indonesia akan terus mendukung dan mempercepat penyelesaian negosiasi Code of Conduct. Kami melihat Republik Rakyat Tiongkok adalah mitra yang menentukan dalam upaya ini," tutur Prabowo.