Kunjungan Kenegaraan Selama Tiga Hari, PM China Li Qiang Tiba di Indonesia
Kedatangan PM Li Qiang disambut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.
Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang, tiba di Indonesia pada Sabtu (24/5) dalam rangka kunjungan kenegaraan selama tiga hari. PM Li disambut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani usai mendarat menggunakan pesawat Boeing Air China di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma sekira pukul 14.40 WIB.
PM Li langsung disambut hangat Rosan yang sudah menanti di bawah tangga pesawat. Dengan mengenakan setelan jas berwarna hitam dan dasi biru muda, Rosan pun bersalaman dengan PM Li.
Selain itu, kehadiran Li Qiang juga disambut pasukan baris-berbaris dan diiringi lagu kenegaraan. Setelahnya, dia masuk ke dalam mobil untuk melanjutkan perjalanan ke tempat penginapan.
Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto akan menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang di Istana Kepresidenan Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (25/5). Acara ini akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB.
"Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto rencananya akan menerima kunjungan resmi Premier RRT Li Qiang, di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 25 Mei 2025 sekitar pukul 10.00 WIB," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (24/5).
Rombongan Li Qiang akan melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia selama tiga hari sampai 26 Mei.
"Premier Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Li Qiang diagendakan tiba di Jakarta sore ini, Sabtu, 24 Mei 2025 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dalam rangka kunjungan resmi ke Indonesia selama tiga hari pada 24 s.d. 26 Mei 2025," jelasnya.
Adapun kunjungan kenegaraan besok akan dilangsungkan upacara resmi di Istana Merdeka. Selanjutnya, Prabowo dan Li Qiang juga akan melakukan pertemuan dengan delegasi kedua negara.
"Pertemuan ini merupakan bentuk komitmen kedua negara untuk mempererat dan meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan RRT, serta memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis," tuturnya.
"Kunjungan resmi Premier Li di Istana Kepresidenan Jakarta akan ditutup dengan jamuan santap siang resmi," pungkas Yusuf.