Calhaj di Semarang Datangi Biro Umrah, Pasrah Ibadah Terganggu Imbas Konflik Iran‑AS‑Israel
Seorang Calhaj Muniati (53) mengatakan sengaja datang ke pihak biro travel demi mendapatkan kepastian keberangkatan menjalankan ibadah umrah.
Sejumlah calon jemaah (calhaj) berdatangan ke kantor biro travel umrah dan haji Rima Tour Semarang. Kedatangan mereka untuk mengonfirmasi jadwal keberangkatan mereka di Tanah Suci Mekkah di tengah gejolak perang yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat.
Seorang Calhaj Muniati (53) mengatakan sengaja datang ke pihak biro travel demi mendapatkan kepastian keberangkatan menjalankan ibadah umrah. Sebab, rencana jadwal berangkat pada 9 Juli 2026 nanti.
"Saya nanya jadwal keberangkatan saja. Tau gini, saya berserah diri kepada Allah semoga perang yang terjadi di Iran segera berakhir," kata Murniati usai menanyakan informasi seputar umrah di kantor biro Rima Tour, Jalan Durian Raya, Semarang, Senin (2/3).
Adanya Gejolak
Dengan adanya gejolak, ia berharap agar perang cepat mereda agar dapat menjalankan umrah dengan khusyuk di Mekkah.
"Soalnya dulu juga pernah pandemi, mau umroh kita kayak tidak dapat kepastian. Terus akhirnya bisa berangkat," akunya.
Sementara itu, CEO Rima Tour Semarang, Abdullah Munawar mengatakan saat ini pihaknya sedang memantau perkembangan informasi mengenai peraturan keberangkatan haji dan umrah dari pemerintah pusat.
Terkait dampak yang ditimbulkan dari perang Iran dan Amerika, katanya semestinya Kemenhaj segera berkomunikasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk menanggung beban biaya visa dan hotel yang terlanjur dibayarkan oleh perusahaan biro umrah.
"Kalau saat ini ketika kita yang melakukan penutupan atau pembatasan sedangkan Saudi tetap buka, maka tentu kondisinya akan berbeda. Mustinya perlu dipikirkan menyeluruh supaya tidak ada pihak yang dirugikan," kata dia.
Menunda Perjalanan
Sekretaris Asosiasi Pengusaha Harmain Indonesia (Aspirasi) Jawa Tengah, Dwi Widianto mengatakan dari arahan Kemenhaj mengimbau kepada masyarakat agar menunda perjalanan umrahnya.
"Itu kan sifatnya imbauan. Boleh dilaksanakan boleh tidak," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima pihak Rima Tour, beberapa maskapai penerbangan memutuskan membatalkan perjalanan. Adapun maskapai penerbangan dengan rute transit seperti Scoot, Emirates dan Qatar Airways dipastikan membatalkan perjalanan.
"Sampai saat ini dibatalkan tapi belum ada info kapan mau dibuka lagi," ujarnya.
Sedangkan maskapai yang tetap terbang untuk keberangkatan umrah dari Indonesia terdapat sembilan maskapai. Di antaranya Garuda Indonesia, Lion Air, AirAsia.
"Untuk maskapai yang rutenya direct atau yang tanpa transit itu tetap terbang. Kalau di data kami ada sembilan yang tetap terbang, ada Garuda, Saudi, Lion Air, terus AirAsia, Batik, Oman itu termasuk yang tetap terbang," katanya.