Anjing Positif Rabies Serang Acara Hajatan di Jembrana, Gigit Dua Balita
Hasil pemeriksaan sampel otak anjing yang menggigit warga telah keluar dari Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar.
Seekor anjing yang positif rabies menyerang dan menggigit tiga orang warga saat acara hajatan di Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta membenarkan peristiwa itu. Hasil pemeriksaan sampel otak anjing yang menggigit warga telah keluar dari Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar.
"Iya (benar). Anjing tersebut sudah kami ambil sampelnya dan diperiksa di BBV Denpasar. Dan, hasilnya positif rabies," kata Sugiarta, dikonfirmasi Selasa (23/6).
Identitas Korban
Kemudian, untuk dua orang korban gigitan anjing itu merupakan balita berumur 5 tahun dan 4 tahun. Peristiwa gigitan itu terjadi saat sejumlah warga berkumpul dalam acara hajatan pada Senin (15/6) lalu.
Untuk korban pertama ialah seorang pria berusia 47 tahun mengalami gigitan pada betis kiri. Kemudian, bocah berusia 5 tahun digigit anjing tersebut pada paha kanannya. Selanjutnya, bocah 4 tahun dilaporkan menjadi korban saat kejadian berlangsung, namun belum mendapatkan pemeriksaan ke Puskesmas.
Anjing ras jantan berusia sekitar tiga tahun tiba-tiba menyerang warga di lokasi hajatan. Anjing tersebut sempat diusir oleh warga, namun kembali menyerang.
"Dan anjing menghilang setelah dilempar dan diusir oleh warga," imbuhnya.
Vaksinasi Massal
Menurutnya, anjing tersebut mulai menunjukkan gejala tidak normal beberapa jam setelah kejadian. Sekitar pukul 03.00 Wita pada Selasa (16/6), anjing terlihat mengalami gangguan koordinasi gerak sebelum akhirnya ditemukan mati pada pagi harinya.
"Karena pemiliknya sedang sakit, anjing tersebut tidak dirawat," ujarnya.
Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana kemudian melakukan vaksinasi massal terhadap hewan penular rabies (HPR) di sekitar lokasi kejadian. Sebanyak 50 ekor hewan, yang terdiri dari anjing dan kucing divaksin.
"Sudah kami vaksin tadi di sekitar kasus positif rabies," ujarnya.