Remaja 14 Tahun Ditemukan Tewas di Parit, Diduga Korban Tawuran Geng Motor
Menurut Alan, imam masjid yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sempat mendengar keributan dan suara seseorang meminta tolong.
Seorang remaja berusia 14 tahun ditemukan tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya di dalam parit di Jalan Setia Pasar III, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Senin (22/6) dini hari. Korban yang diketahui berinisial MN, warga Medan Tembung diduga menjadi korban tawuran geng motor.
Warga setempat, Alan mengatakan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 04.00 WIB saat warga hendak melaksanakan salat Subuh. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan sejumlah luka di tubuhnya.
"Taunya pagi hari waktu mau salat Subuh, tiba-tiba kami kaget ada mayat di parit itu," kata Alan kepada wartawan, Selasa (23/6).
Menurut Alan, imam masjid yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sempat mendengar keributan dan suara seseorang meminta tolong pada dini hari. Namun, karena khawatir dengan keselamatannya, imam tersebut tidak berani keluar rumah.
"Imam masjid cerita ke saya kalau dia lihat ada remaja tawuran. Terus terdengar suara minta ampun berkali-kali. Karena takut, dia enggak berani keluar," ujarnya.
Usai penemuan itu, petugas Identifikasi Satreskrim Polrestabes Medan bersama personel Polsek Patumbak dibantu aparat Desa Marindal dan warga mengevakuasi jasad korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses identifikasi.
Identitas Korban
Alan menyebut identitas korban semula belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas dan korban bukan warga setempat.
"Identitas korban enggak ada. Pemerintah desa juga enggak tahu karena infonya bukan warga sini. Makanya dibawa ke rumah sakit," katanya.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Desa Marindal, Wasno, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, korban diketahui berinisial MN (14) dan merupakan warga Medan Tembung.
"Sudah kami pulangkan ke rumah duka. Untuk kasusnya masih dalam penyelidikan Polsek Patumbak," kata Wasno.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari polisi. Polisi masih mendalami penyebab kematian korban dan dugaan keterlibatan kelompok geng motor dalam peristiwa tersebut.