Aksi Heroik Dua Remaja Putri Gagalkan Pencuri Motor, Pelaku Kabur Usai Dilempar Sandal
Aksi wanita itu terekam kamera pengawas atau CCTV pada Rabu 18 Juni 2025 lalu.
Aksi heroik wanita menggagalkan upaya aksi pencurian sepeda motor di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung beredar luas di media sosial. Aksi wanita itu terekam kamera pengawas atau CCTV pada Rabu 18 Juni 2025 lalu.
Dalam rekaman CCTV terlihat seorang pria tengah berjalan kaki mendekati sepeda motor Honda Beat terparkir di teras toko. Tak butuh waktu lama, pria berpakaian hitam itu berhasil membobol kunci motor dan hendak membawa kabur.
Namun belum sempat pergi, dua wanita dari arah dalam toko Ubi datang dan menarik motor sempat berpindah tempat itu.
"Maling," teriak dua wanita itu sambil menarik motor tersebut.
Saat mempertahankan motor itu, keduanya sempat terbawa kurang lebih 3 meter hingga kuda besi tersebut terjatuh. Pelaku akhirnya melarikan diri.
Atas keberanian kedua wanita itu, motor tersebut akhirnya tak berhasil dibawa lari pelaku.
Rekan pemilik kendaraan, Putri (20) mengatakan bahwa aksi itu terjadi pada Rabu 18 Juni 2025 lalu. Namun menjadi viral setelah dirinya mengunggah ke akun TikTok miliknya beberapa hari kemudian.
"Awalnya itu kami lagi tiduran di dalam toko, tiba-tiba pelaku lewat dan langsung membobol motor,” kata Putri, Rabu (25/6).
Saat itu motor tersebut tengah terparkir, namun tampak bergerak mundur. Karena curiga, dia dan rekannya pun segera keluar dan mendapati motor sudah dipegang dan berhasil dibobol pelaku.
"Motor sudah diambil dan sudah mau dibawa kabur, tapi pelaku sempat terpeleset. Kami langsung keluar, teriak, terus lempar pakai sandal, akhirnya mereka kabur," kata Putri.
Putri menyebutkan jika pelaku berjumlah dua orang. Satu berperan sebagai eksekutor, sementara satu pelaku lagi bertugas sebagai joki yang menunggu atas motor.
"Yang ngambil badannya lumayan besar, yang jadi joki enggak pakai masker, tapi karena tidak ketangkap CCTV jadi susah juga,” ujar dia.
Putri mengaku tidak melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian, pasalnya dia tidak begitu memahami prosedur pelaporannya.
"Enggak lapor karena enggak tahu caranya giamana, dan alhamdulillahnya motor masih selamat,” tandasnya.