53 Peserta Lolos Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN, Siap Wujudkan Identitas Bangsa
Sebanyak 53 peserta berhasil lolos seleksi awal Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN, siap berkreasi mewujudkan identitas bangsa. Bagaimana visi besar IKN akan terwujud melalui desain mereka?
Sebanyak 53 peserta telah resmi lolos seleksi awal Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Ibu Kota Nusantara (IKN). Mereka akan melanjutkan tahap penyusunan desain yang krusial bagi masa depan identitas bangsa. Proses ini menandai langkah penting dalam pembangunan IKN sebagai pusat kebudayaan yang modern.
Pengumuman kelolosan ini disampaikan pada 22 November, setelah melalui proses pendaftaran dan verifikasi ketat. Para peserta kini memiliki waktu hingga 5 Januari 2026 untuk merampungkan karya desain mereka. Tahapan ini diharapkan melahirkan inovasi arsitektur yang visioner dan berkarakter Nusantara.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan pentingnya kreativitas dalam sayembara ini. Desain yang dihasilkan harus mampu mencerminkan semangat Indonesia yang maju di masa depan. Pusat kebudayaan ini akan menjadi simbol kebanggaan nasional dan identitas kebudayaan.
Visi dan Tahapan Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN
Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN, menyatakan bahwa kreativitas peserta adalah kunci utama dalam sayembara ini. Desain yang terpilih harus mampu merefleksikan semangat kemajuan Indonesia. Ini adalah upaya besar untuk membentuk wajah kebudayaan di IKN yang akan menjadi daya tarik dunia.
Rangkaian sayembara ini dimulai dengan pendaftaran pada 5-15 November, diikuti verifikasi dokumen peserta. Penjelasan teknis atau aanwijzing telah diberikan kepada peserta pada 21 November. Tahap ini penting untuk menyelaraskan pemahaman visi pembangunan Pusat Kebudayaan IKN.
Para peserta kini memasuki fase penyusunan karya desain, yang berlangsung dari 21 November 2025 hingga 5 Januari 2026. Pengumpulan karya dijadwalkan pada 10 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Penjurian akan dilakukan dalam beberapa tahap pada Januari 2026 untuk menentukan yang terbaik.
Penetapan pemenang akan dilakukan pada 23 Januari 2026, dengan penyerahan hadiah seminggu kemudian pada 30 Januari 2026. Basuki berharap sayembara desain ini menghasilkan rancangan yang tidak hanya estetik, tetapi juga fungsional. Ini akan menciptakan ruang publik yang memperkuat kebanggaan nasional.
Konsep dan Fungsi Pusat Kebudayaan di IKN
Pusat Kebudayaan IKN akan dibangun pada satu garis lurus di sumbu kebangsaan. Lokasinya strategis bersama Istana Negara, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN, dan Masjid Negara. Ini menunjukkan pentingnya pusat kebudayaan dalam tata kota IKN yang terintegrasi.
Kawasan ini akan memiliki dua plaza utama: Plaza Demokrasi dan Plaza Adi Budaya. Kedua plaza tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas kunci yang mendukung aktivitas kebudayaan. Fasilitas ini meliputi museum, perpustakaan sebagai pusat transformasi pengetahuan, dan galeri seni.
Selain itu, akan ada gelanggang olahraga yang memperkaya ekosistem budaya di IKN. Basuki berharap rancangan kawasan ini tidak hanya estetik, tetapi juga mampu menciptakan ruang publik interaktif. Ruang ini diharapkan memperkuat kebanggaan nasional dan menghidupkan seni-budaya secara berkelanjutan.
Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan, mengajak peserta untuk mendesain dengan jiwa Nusantara. Ia mengatakan, "Masyarakat yang maju adalah masyarakat yang peduli pusat kebudayaan." Restu menambahkan, "Ketika orang datang ke IKN, mereka harus merasakan Indonesia ada di sini. Hal ini tentu membutuhkan konsentrasi dan kreativitas."
Sumber: AntaraNews