Ribuan ASN Mulai Berada di IKN, Basuki Hadimuljono Pastikan SMA Taruna Nusantara Beroperasi Tahun Ini

Basuki menjelaskan, angka tersebut akan terus bertambah seiring dengan skema pemindahan bertahap yang telah disusun pemerintah.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Ribuan ASN Mulai Berada di IKN, Basuki Hadimuljono Pastikan SMA Taruna Nusantara Beroperasi Tahun Ini
Ribuan ASN Mulai Berada di IKN, Basuki Hadimuljono Pastikan SMA Taruna Nusantara Beroperasi Tahun Ini (Merdeka.com)

Gelombang kepindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menunjukkan progres yang signifikan. Sebab, ribuan abdi negara dari berbagai instansi teknis saat ini sudah mulai menetap dan menjalankan fungsinya di ibu kota baru tersebut.

"Kalau sekarang yang sudah ada di sana tuh selain Otorita sekitar 1100, ada PU, yang balai-balai di sana, ada perumahan, ada kesehatan, ada perhubungan, perhubungan kan karena mengoperasikan bandara IKN. Sudah ada sekitar 2000 sekian," kata Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/3).

Basuki menjelaskan, angka tersebut akan terus bertambah seiring dengan skema pemindahan bertahap yang telah disusun pemerintah.

Fokus utama saat ini adalah memastikan instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan infrastruktur dan transportasi sudah bersiaga di lapangan guna mendukung operasional kota.

"Mulai tahun ini," jawab singkat Basuki.

Pria akrab disapa Pak Bas ini menyebut, pemerintah menargetkan jumlah ASN yang akan berpindah ke IKN mencapai angka 4.000 orang.

Namun, ia memberikan klarifikasi soal proses pemindahan ribuan personel tersebut tidak dilakukan sekaligus dalam satu waktu, melainkan diproyeksikan hingga dua tahun ke depan.

"Sampai 2028," sebut mantan Menteri PUPR tersebut.

Selain urusan birokrasi, sektor pendidikan di IKN juga menunjukkan kemajuan yang pesat dengan hadirnya SMA Taruna Nusantara.

Basuki mengungkapkan, sekolah unggulan tersebut dijadwalkan sudah bisa mulai beraktivitas pada periode kalender pendidikan mendatang karena progres fisiknya sudah hampir rampung.

"Kalau menurut rencananya itu tahun ajaran ini akan mulai. Jadi semua sekarang mungkin sudah 90 persenan ya," ungkapnya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar, para siswa yang sebelumnya berada di kampus satelit sudah bersiap untuk dipindahkan ke IKN. Hal ini menandakan, ekosistem kehidupan di IKN mulai terbentuk secara komprehensif, tidak hanya sekadar perkantoran pemerintah semata.

"Jadi tahun ajaran baru karena siswanya kan sudah ada di Cimahi dan Malang," ucapnya.

Mengenai fasilitas tempat tinggal bagi tenaga pendidik, pemerintah telah menyiapkan skema hunian di rumah susun (rusun) yang telah tersedia. Basuki memastikan, sarana pendukung bagi para guru sudah disiapkan agar operasional sekolah berjalan maksimal sejak hari pertama.

"Tinggal nanti ada, nanti guru-gurunya masih masuk di rusun yang ada sekarang," pungkasnya.

Rekomendasi