Cerita Basuki Hadimuljono Betah di IKN, Sudah Tak Izin Pulang ke Jakarta Hingga Punya 5 Burung

Pria karib disapa Pak Bas ini mengaku sudah sangat menikmati ritme kehidupan di IKN.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Cerita Basuki Hadimuljono Betah di IKN, Sudah Tak Izin Pulang ke Jakarta Hingga Punya 5 Burung
Cerita Basuki Hadimuljono Betah di IKN, Sudah Tak Izin Pulang ke Jakarta Hingga Punya 5 Burung (Merdeka.com)

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono membagikan pengalaman pribadinya setelah menetap dan berkantor di ibu kota baru tersebut.

Hal ini diceritakan usai rapat bersama Komisi II DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/3).

Pria yang akrab disapa Pak Bas ini mengaku sudah sangat menikmati ritme kehidupan di IKN, bahkan merasa sudah tidak memiliki alasan lagi untuk sering-sering kembali ke Jakarta.

Pasalnya, dinamika kerjanya kini telah bergeser sepenuhnya ke IKN, termasuk koordinasi dengan jajaran deputi di Otorita IKN yang kini lebih fokus berada di lokasi proyek strategis nasional tersebut.

"Jadi saya bilang saya enggak ada lagi kalau hari Jumat 'Pak besok saya izin pulang ke Jakarta', enggak ada lagi. Ke Jakarta, pergi ke Jakarta. Jadi saya besok pulang ke IKN supaya menata hati dan pikiran," kata Basuki kepada wartawan.

Selain urusan pekerjaan, Basuki juga menyoroti perkembangan fasilitas pendukung kehidupan sehari-hari di IKN yang semakin lengkap, terutama sektor kuliner.

Jika tahun lalu dirinya masih mengandalkan makanan kotak (nasi box) saat menjalankan ibadah Ramadan, kini beragam pilihan restoran sudah mulai menjamur di sana.

Rawat 5 Burung

OIKN Siagakan 25 Pramuwisata IKN Lebaran 2026, Siap Sambut Ribuan Pengunjung Nusantara
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiagakan 25 Pramuwisata IKN Lebaran 2026 untuk melayani ribuan pengunjung di berbagai destinasi menarik Nusantara, memastikan pengalaman berwisata yang informatif dan inklusif. AntaraNews

Mantan Menteri PUPR ini menyebutkan beberapa menu favorit yang kini sudah bisa dinikmati dengan mudah oleh para penghuni IKN.

Kehadiran tempat makan ini diungkapkannya menjadi bukti, ekosistem sosial dan ekonomi di wilayah tersebut mulai tumbuh secara alami seiring perpindahan ASN dan pejabat.

"Banyak, sekarang sudah banyak. Waktu tahun lalu saya pindah sana Ramadan itu masih pakai box. Sekarang sudah ada Bebek Sunan. Ada Bakso Lek No. Wah banyak sudah, sudah banyak ada bakul-bakul," ungkapnya.

Suasana alam di IKN juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Basuki untuk melepas penat. Ia mengaku masih bisa menikmati suasana asri dengan suara burung di pagi hari, bahkan ia secara khusus memelihara beberapa jenis burung kicau untuk menambah kenyamanan di kediamannya di sana.

"O iya, saya sendiri punya lima burung. Burung cucak rowo, burung kacer," pungkasnya.

Rekomendasi