Bupati Lombok Barat Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

Bupati Lombok Barat telah tiba di KPK setelah terlibat dalam operasi tangkap tangan dan segera menjalani proses pemeriksaan.

Dimas Ramadhan Wicaksana
Bupati Lombok Barat Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini di Gedung Merah Putih KPK. (Liputan6.com/Dimas)

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, telah tiba di Jakarta setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (20/7).

Pantauan Liputan6.com, Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 21.58 WIB. Ia terlihat mengenakan kemeja berwarna biru yang dipadukan dengan jaket krem serta topi.

Selama kedatangannya, Lalu Ahmad Zaini tidak mengucapkan sepatah kata pun. Ia langsung memasuki Gedung Merah Putih didampingi oleh tim dari KPK. Setelah itu, Lalu Ahmad Zaini langsung dibawa ke Lantai 2 Gedung Merah Putih KPK, yang merupakan area untuk pemeriksaan.

Lalu Ahmad Zaini adalah salah satu dari 19 orang yang diamankan oleh KPK dalam OTT yang berlangsung di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada pagi hari Senin (20/7). Dia termasuk dalam tujuh orang yang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa Lalu Ahmad Zaini diamankan terkait dengan penerimaan proyek di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Namun, Budi tidak memberikan penjelasan rinci mengenai kasus tersebut.

"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," ungkap Budi.

"Untuk pihak-pihak yang diamankan ada dari pihak Pemkab Lombok Barat dan juga ada beberapa dari pihak swasta. Tentu yang dibawa ke Jakarta adalah mereka yang memang diperlukan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tambah Budi.

Amankan Barang Bukti

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini di Gedung Merah Putih KPK. (Liputan6.com/Dimas)
Lalu Ahmad Zaini, Bupati Lombok Barat, berada di Gedung Merah Putih KPK.

KPK tidak hanya mengamankan 19 individu dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, tetapi juga menyita sejumlah barang bukti uang. Menurut Budi, nilai barang bukti tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan juga beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini," ungkap Budi.

"Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini," tambahnya.

Rekomendasi