Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Prabowo Pangkas Setoran Ojol ke Aplikator, Grab Indonesia Buka Suara

{{caption}}
Momen Prabowo di Hari Buruh: Naik Maung Putih, Joget Silat, hingga Lepas Kemeja Safari

{{caption}}
Ngos-ngosan Dapat Rp150 Ribu, Driver Ojol Menanti Janji Potongan 8 Persen

{{caption}}
Prajurit TNI Diduga Cabuli Bocah SD di Konawe Selatan, Kabur Saat Diperiksa

{{caption}}
Ibadah Haji dan Obat Penunda Haid, Ini yang Perlu Dipahami Jemaah Perempuan

{{caption}}
Bandung Ricuh: Gerombolan Pakaian Hitam Ditangkap, Bawa Molotov

Topik Terkait
{{caption}}
Rem Darurat Digital: Pemerintah Resmi Terapkan Pembatasan Media Sosial Anak Usia di Bawah 16 Tahun

Pemerintah resmi memberlakukan Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026, menunda akses media sosial anak di bawah 16 tahun pada platform berisiko tinggi sebagai upaya perlindungan anak digital.

{{caption}}
Negara Tetangga Indonesia Ini Larang Remaja Nonton YouTube, Alasannya Cukup Masuk Akal

Pemerintah negara ini melarang remaja menggunakan YouTube karena khawatir akan dampak negatif konten yang tidak sesuai dan potensi risiko kesehatan mental.

{{caption}}
Indonesia Mulai Susun Aturan, Ini Negara-Negara yang Lebih Dulu Terapkan Batas Usia Pengguna Medsos

Pemerintah akan mengeluarkan regulasi sementara terkait batas usia pengguna media sosial.

{{caption}}
Lindungi Anak-Anak, Pemerintah Bakal Keluarkan Aturan Batas Usia Akses Media Sosial

Meutya menuturkan pemerintah akan membahas dan mempelajari UU tersebut bersama DPR RI.

{{caption}}
MUI Minta Pemerintah Buat Aturan Pembatasan Medsos untuk Anak-Anak

Terkait rekomendasi umur untuk aturan pembatasan media sosial kepada anak, MUI belum membahas lebih lanjut.

MUI
{{caption}}
Australia Resmi Larang Bocah di Bawah 16 Tahun Main Media Sosial, Perusahaan Terancam Denda Ratusan Miliar

Undang-undang terkait larangan tersebut disahkan parlemen pada Kamis (28/11).

{{caption}}
Aturan Sedang Disusun, Anak Usia di Bawah 16 Tahun di Australia Dilarang Gunakan TikTok dan Instagram Cs

Langkah ini menjadi upaya untuk meningkatkan keamanan daring dan mendukung peran orang tua dalam melindungi anak-anak mereka dari dampak negatif dunia maya.

{{caption}}
Australia Bakal Larang Anak-Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos, Gantinya Diajak Ikut Kegiatan Ini

Perdana Menteri Australia mengumumkan akan melarang penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun.

{{caption}}
Negara Ini Berencana Melarang Akses Media Sosial bagi Anak Di Bawah Usia 16 Tahun

Batasan usia mengakses media sosial mempertimbangkan dampak buruk yang terjadi.

{{caption}}
Peran Orang Tua dalam Pendidikan Digital Anak Sejak Dini: Panduan Psikolog untuk Era Modern

Psikolog Gisella Tani Pratiwi menekankan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan digital anak sejak dini. Ini krusial untuk membentuk kebiasaan sehat di era teknologi. Simak panduan lengkapnya!

{{caption}}
Pemkab Lebak Gencarkan Sosialisasi PP Tunas Demi Masa Depan Anak Bangsa

Pemerintah Kabupaten Lebak secara aktif menyosialisasikan PP Tunas (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif platform digital dan memastikan masa depan mereka.

{{caption}}
Dispersip Kalsel Gencarkan Promosi Literasi Digital Kalsel Melalui Medsos

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan aktif mempromosikan Literasi Digital Kalsel dengan memanfaatkan media sosial, mengajak masyarakat berpartisipasi dalam challenge video menarik.

{{caption}}
Polres Sumedang Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak oleh Guru SMK, Pelaku Ditangkap

Polres Sumedang berhasil mengungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang guru honorer SMK, menyoroti bahaya perkenalan via media sosial.

{{caption}}
Rintik Sedu: Media Sosial Dekatkan Literasi Digital Generasi Muda

Novelis Rintik Sedu menyoroti peran media sosial dalam mendekatkan Literasi Digital bagi generasi muda, membuka akses bacaan dan forum diskusi yang lebih luas.

{{caption}}
Spanyol Desak Reformasi PBB: Perkuat Demokrasi dan Multilateralisme di Abad ke-21

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyerukan Reformasi PBB untuk beradaptasi dengan realitas abad ke-21, memperkuat demokrasi, dan mengatasi tantangan multilateralisme global.

{{caption}}
Australia Tegaskan Komitmen Jaga Selat Hormuz Tetap Terbuka Demi Pasokan Global

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles menegaskan komitmen negaranya untuk memastikan Selat Hormuz tetap terbuka, mengingat gangguan di jalur vital ini berdampak serius pada pasokan bahan bakar global.

{{caption}}
Indonesia dan Australia Perkuat Kerja Sama Kontra Radikalisasi Online

BNPT Indonesia dan Australia tingkatkan kerja sama kontra radikalisasi online dan pendanaan terorisme, menyoroti ancaman digital terhadap anak muda dan strategi penanggulangannya.

{{caption}}
Australia Desak Lebanon Masuk dalam Kesepakatan Gencatan Senjata Timur Tengah

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan Lebanon harus menjadi bagian dari kesepakatan Gencatan Senjata Timur Tengah, menyusul serangan Israel dan kekhawatiran global yang meluas.

{{caption}}
BPS: Australia, Korea Selatan, dan PNG Jadi Tujuan Utama Ekspor Papua Februari 2026

BPS Provinsi Papua melaporkan tiga negara menjadi tujuan utama ekspor Papua pada Februari 2026, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja ekspor nonmigas daerah tersebut.

{{caption}}
Perang Iran Picu Lonjakan Harga BBM, 2 Negara Bagian Australia Gratiskan Transportasi

Perang yang terjadi di Timur Tengah memicu naiknya harga minyak dunia dan krisis energi di sejumlah negara.

{{caption}}
Trump Ditinggalkan Sekutu, Jepang dan Australia Tolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Selain Jepang dan Australia, terdapat beberapa negara lain yang juga menolak untuk menerima ajakan dari Trump.