Dispersip Kalsel Gencarkan Promosi Literasi Digital Kalsel Melalui Medsos
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan aktif mempromosikan Literasi Digital Kalsel dengan memanfaatkan media sosial, mengajak masyarakat berpartisipasi dalam challenge video menarik.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan mengambil langkah inovatif untuk meningkatkan minat baca masyarakat umum. Mereka secara aktif memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana utama dalam mempromosikan literasi secara lebih luas dan modern. Strategi ini diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan, khususnya generasi muda yang sangat akrab dengan dunia digital.
Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni, menjelaskan bahwa upaya promosi ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Buku Sedunia 2026. Salah satu kegiatan utamanya adalah penyelenggaraan challenge video yang mengusung tema "Kenali Buku Lewat Perpustakaan". Inisiatif ini dirancang khusus untuk menarik perhatian publik terhadap pentingnya membaca dan peran perpustakaan.
Peserta challenge diwajibkan membuat video kreatif di lokasi Perpustakaan Palnam atau Perpustakaan Tendean, Banjarmasin, yang berada di seberang Menara Pandang. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan fasilitas perpustakaan kepada masyarakat, tetapi juga mendorong interaksi langsung dengan berbagai sumber pengetahuan yang tersedia di sana.
Strategi Dispersip Kalsel Tingkatkan Minat Baca Lewat Medsos
Challenge video yang digagas Dispersip Kalsel memiliki beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh para peserta. Durasi video tidak boleh lebih dari dua menit, dan wajib diunggah melalui fitur Instagram Reels pada akun masing-masing peserta. Persyaratan ini dirancang untuk memudahkan partisipasi sekaligus memastikan konten yang dihasilkan tetap ringkas, menarik, dan mudah dicerna oleh audiens media sosial.
Selain itu, peserta diharuskan untuk mengikuti akun Instagram @perpuspalnam dan TikTok @dispersip_provkalsel. Mereka juga perlu menandai minimal tiga teman dalam takarir unggahan yang sudah mengikuti akun-akun tersebut. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan promosi program literasi dan meningkatkan visibilitas kegiatan Dispersip Kalsel di platform digital.
Penting juga bagi peserta untuk mencantumkan tagar #challengeperpuspalnam2026 dan #haribukusedunia2026 pada setiap unggahan video mereka. Penggunaan tagar ini tidak hanya membantu mengorganisir konten, tetapi juga memudahkan publik untuk mencari dan menemukan partisipasi dalam challenge. Dispersip Kalsel berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi di era digital.
Pengumuman pemenang challenge dijadwalkan pada 30 April 2026, di mana lima video terbaik dengan jumlah like terbanyak akan mendapatkan hadiah menarik. Hadiah yang disediakan berupa buku best seller, diharapkan dapat semakin memotivasi peserta untuk terus membaca dan berkarya. Melalui kegiatan ini, Dispersip Kalsel berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih mengenal perpustakaan sebagai pusat literasi dan sumber pengetahuan yang berharga bagi pengembangan diri mereka.
Sumber: AntaraNews