Arkeolog Temukan Sepatu Bocah Bangsa Romawi, Awet di Dalam Sumur Tergenang Air
Arkeolog takjub dengan temuan itu karena artefak-artefak yang ditemukan mengalami proses pengawetan yang unik.
Arkeolog di Prancis menemukan sejumlah prasasti kayu, sisir, dan sepatu anak-anak dari zaman Romawi di dalam sumur kuno di Kota Izernore, Prancis timur. Penemuan ini menyoroti sifat pengawetan unik dari sumur-sumur yang tergenang air, yang melindungi artefak selama hampir dua millennium dan menciptakan lingkungan bebas oksigen.
Para ahli meyakini situs tersebut dikenal juga sebagai Isarnodurum, merupakan kota romawi yang aktif dan terletak di jalur utama yang menghubungkan Lyon dengan pegunungan Alpen Italia.
Sumur-sumur di Kota Izernore menyediakan lingkungan pengawetan yang luar biasa, dengan kondisi air yang menggenang tidak hanya mengawetkan benda sehari-hari tetapi juga material seperti kayu yang jarang bertahan dalam kondisi tergenang air.
Kehidupan Sehari-hari Warga Romawi
Metode unik ini sudah menghasilkan banyak artefak bagi para peneliti, termasuk prasasti kayu yang digunakan untuk menulis, kata Emmanuel Ferber, seorang arkeolog dari National Institute for Preventive Archaeological Research (INRAP).
Arkeolog menemukan kerajinan tangan yang dibuat oleh warga Romawi seperti, sisir kayu berukir, wadah kecil, dan sol sepatu anak-anak. Sepatu yang ditemukan terbuat dari kayu maple dan tali kulit, dirancang supaya tidak licin di jalanan basah dan lumpur.
Jarang ditemukan
Arkeolog mengatakan ini merupakan penemuan yang luar biasa, karena alas kaki di era Romawi jarang ditemukan dalam penggalian arkeologi, terutamam sepatu anak-anak berusia empat sampai lima tahun.
Selain menemukan sepatu dan lain lain, arkeolog juga menemukan limbah hasil bubut kayu seperti potongan dan serutan kayu. Hasil dari pembubutan kayu ini adalah sisir ukir, yang dikenal karena teksturnya halus serta daya tahannya.
Resep Awet Artefak Izernore
Kondisi geografis di Izernore adalah salah satu sebab awetnya artefak yang tersimpan, karena permukaan air tanah yang dangkal di daerah tersebut menciptakan lingkungan yang ideal untuk mengawetkan kayu dan material organik lainnya.
Walaupun sumur-sumur di daerah Izernore tetap berisi air setelah penduduk kota berhenti menggunakannya, sumur tersebut menciptakan lingkungan bebas oksigen yang memperlambat pembusukan.
Fenomena seperti ini tidak hanya di Izernore, situs-situs lain banyak yang serupa seperti, Britania Romawi, seperti di London juga menghasilkan prasasti kayu dan artefak lainnya. Artefak yang ditemukan di sumur Izernore merupakan gambaran berharga tentang kehidupan Romawi kuno, mulai dari kehidupan sehari-hari, perdagangan, hingga pendidikan.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie