Unilever Akui Free Float Masih 14 Persen, Siap Penuhi Ketentuan 15 Persen
Unilever Indonesia mengakui free float sahamnya masih sekitar 14 persen, namun siap menyesuaikan diri dengan ketentuan minimum 15 persen dari OJK dan BEI.
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menanggapi ketentuan regulator pasar modal mengenai batas minimal free float sebesar 15 persen yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.
Direktur Keuangan Unilever Indonesia, Neeraj Lal, menyampaikan bahwa porsi saham publik perseroan saat ini memang belum memenuhi batas tersebut.
Free float sederhananya saham yang benar-benar dipegang oleh investor publik.
"Free float kami memang masih di bawah 15 persen. Hal ini sebenarnya turut mendorong dilakukannya buyback. Selain itu, jika melihat saham yang sudah terdigitalisasi atau scriptless shares, free float kami berada di kisaran sedikit di atas 14 persen," kata Neeraj dalam paparan kinerja keuangan 2025 secara virtual, Kamis (12/2/2026).
Free Float Masih 14 Persen
Berdasarkan data yang disampaikan manajemen, kepemilikan saham publik UNVR saat ini berada sedikit di atas 14 persen. Artinya, perseroan masih perlu melakukan penyesuaian agar sesuai dengan ketentuan baru.
Neeraj menjelaskan bahwa perusahaan memahami tujuan dari kebijakan tersebut, yakni meningkatkan likuiditas dan kualitas transaksi saham di pasar modal.
"Kami sepenuhnya memahami tujuan dari ketentuan untuk mencapai angka 15 persen tersebut. Saat ini kami masih menunggu rincian lebih lanjut terkait regulasinya," ujarnya.
Tunggu Pedoman Teknis Sebelum Langkah Lanjutan
Manajemen UNVR menyatakan akan memantau perkembangan regulasi lebih lanjut sebelum mengambil langkah konkret untuk meningkatkan porsi saham publik.
Menurut Neeraj, perusahaan akan menyesuaikan diri setelah memperoleh kejelasan teknis dari regulator.
"Setelah itu keluar, kami akan memastikan kepatuhan penuh terhadap persyaratan free float 15% yang akan diberlakukan. Jadi, begitu kami mendapatkan pedoman yang lebih jelas, kami akan memastikan seluruh ketentuan tersebut dipatuhi sepenuhnya," pungkasnya.