Meriah! Ribuan Warga Kaltim Nikmati Perawatan Gigi Gratis Unmul dalam BKGN 2025
Universitas Mulawarman (Unmul) menggelar program perawatan gigi gratis Unmul bagi ribuan warga Kalimantan Timur melalui BKGN 2025, menawarkan layanan komprehensif dan edukasi.
Universitas Mulawarman (Unmul) melalui Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unmul meluncurkan program Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut gratis kepada ribuan warga Kalimantan Timur. Kegiatan utama dipusatkan di RSGM kampus tersebut, menjangkau masyarakat secara luas.
Program ini berlangsung dari tanggal 23 hingga 25 September 2025, menawarkan berbagai layanan esensial dan edukasi. Lebih dari 1.500 masyarakat telah mendaftar untuk mendapatkan pelayanan di RSGM Unmul. Ini merupakan wujud nyata kontribusi FKG dan RSGM dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Kaltim.
Penyelenggaraan BKGN 2025 merupakan hasil kolaborasi strategis antara Unmul, Unilever Indonesia, dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Kerjasama ini dirancang untuk memastikan jangkauan layanan yang lebih luas dan dampak yang signifikan. Program ini secara efektif menjawab kebutuhan akan akses kesehatan gigi yang terjangkau bagi warga setempat.
Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Kesehatan Gigi Kaltim
Dekan FKG Unmul, dokter Ika Fikriah, menyatakan bahwa program perawatan gigi gratis Unmul ini adalah bentuk nyata kontribusi FKG dan RSGM. "Kami membuka layanan pemeriksaan dan perawatan gigi gratis, serta menggelar edukasi di sekolah-sekolah," ujarnya. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Kaltim secara signifikan.
Kolaborasi antara Unmul, Unilever Indonesia, dan PDGI menjadi tulang punggung keberhasilan program ini. Kemitraan strategis ini memungkinkan jangkauan layanan yang lebih luas. Rektor Unmul, Profesor Abdunnur, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci mewujudkan masyarakat dengan senyum yang sehat secara merata.
Profesor Abdunnur juga memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang mendukung acara ini. Ia menyebutnya sebagai bukti komitmen Unmul untuk hadir dan memberikan solusi di tengah masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak ini memperkuat upaya peningkatan kesehatan gigi di Kalimantan Timur.
Beragam Layanan dan Target Pasien dalam BKGN 2025
Ketua Panitia BKGN 2025, dokter gigi Cristiani Nadya Pramasari, menjelaskan bahwa kegiatan utama terbagi menjadi dua program besar. Yaitu, perawatan gigi gratis (Free Dental Treatment) dan program kesehatan di pesantren serta sekolah Islam (Pesantren and Islamic School Health Program). Fokus ganda ini memastikan cakupan pelayanan yang komprehensif.
Layanan perawatan gigi gratis bagi masyarakat umum mencakup berbagai tindakan esensial. Ini meliputi pencabutan gigi sederhana, pembersihan karang gigi (scaling), penambalan sederhana, hingga perawatan gigi khusus untuk anak-anak. Ketersediaan layanan yang beragam ini menjawab kebutuhan dasar kesehatan gigi masyarakat.
Panitia menargetkan dapat melayani sedikitnya 750 pasien selama tiga hari pelaksanaan program utama. "Panitia menargetkan dapat melayani sedikitnya 750 pasien selama tiga hari pelaksanaan yang berlangsung dari tanggal 23 hingga 25 September 2025," ungkap Nadya. Target ini menunjukkan skala dan ambisi program dalam memberikan dampak positif.
Tenaga ahli yang terlibat dalam program perawatan gigi gratis Unmul ini sangat kompeten. Mereka terdiri dari dokter gigi dan dokter gigi spesialis dari lingkungan FKG Unmul, RSGM Unmul, serta anggota PDGI cabang Samarinda. Kehadiran para ahli ini menjamin kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien.
Unmul dan Peran RSGM sebagai Pusat Rujukan Kesehatan Gigi
Kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi nyata dari salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Menurut Nadya, tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup serta pengetahuan warga mengenai kesehatan gigi. Program ini mencerminkan komitmen Unmul terhadap fungsi sosialnya.
Rektor Unmul, Profesor Abdunnur, menegaskan bahwa kontribusi ini didukung oleh kapasitas RSGM Unmul yang mumpuni. RSGM Unmul kini memiliki 45 dental unit, menjadikannya fasilitas yang sangat memadai. Kapasitas ini berpotensi besar untuk menjadikan RSGM Unmul sebagai rumah sakit rujukan di Kalimantan Timur.
Dengan fasilitas modern dan tenaga medis profesional, RSGM Unmul siap melayani kebutuhan kesehatan gigi masyarakat. Potensi sebagai rumah sakit rujukan menunjukkan kepercayaan terhadap standar pelayanan yang tinggi. Ini juga memperkuat posisi Unmul sebagai pusat keunggulan dalam bidang kedokteran gigi.
Sumber: AntaraNews