Jaksel Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Balai Yasa Manggarai, Libatkan 30 Dokter Cilik dalam Peringatan HKGN
Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan menggelar layanan kesehatan gratis di Balai Yasa Manggarai untuk Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional, menarik perhatian dengan edukasi inovatif.
Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan baru-baru ini menyelenggarakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini bertempat di Balai Yasa Manggarai, Jalan Bukit Duri Utara, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet. Inisiatif ini bertujuan untuk mendekatkan akses kesehatan kepada warga.
Acara tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) Tahun 2025 Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan. drg. Evelyn, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatan, menjelaskan tujuan mulia di balik kegiatan ini. Peringatan HKGN ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran publik.
Menurut drg. Evelyn, fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu serta anak terkait kesehatan mulut dan gigi. Perawatan yang baik diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk mengurangi beban kesehatan di masa mendatang.
Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional
drg. Evelyn menegaskan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan layanan kesehatan gratis ini adalah untuk mengedukasi masyarakat. Peningkatan pengetahuan dan perilaku sehat, khususnya pada ibu dan anak, diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih sehat. Kesehatan gigi dan mulut yang optimal sangat vital untuk kualitas hidup.
Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) menjadi platform strategis untuk mencapai tujuan tersebut. Tema yang diusung tahun ini adalah “Ciptakan Gigi Sehat Untuk Anak Hebat”. Tema ini secara spesifik menargetkan pentingnya perawatan gigi sejak dini.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar pemeriksaan, melainkan juga upaya sistematis untuk menggugah kesadaran. drg. Evelyn menyatakan, "Sehingga ini merupakan momen penting untuk menggugah kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut." Hal ini menunjukkan komitmen Sudinkes Jaksel dalam edukasi preventif.
Dengan adanya program layanan kesehatan gratis ini, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan. Pencegahan penyakit gigi dan mulut sejak dini akan membawa dampak positif jangka panjang. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk masyarakat yang lebih sehat.
Ragam Pemeriksaan dan Edukasi Inovatif
Selain fokus pada kesehatan gigi dan mulut, layanan kesehatan gratis ini juga menyediakan berbagai pemeriksaan kesehatan umum. Peserta dapat memanfaatkan pemeriksaan mata, tensi darah, gula darah, dan kolesterol. Ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini juga mengintegrasikan aktivitas fisik sebagai bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Senam bersama dan makan buah bersama menjadi indikator penting dalam mendorong gaya hidup sehat. Inisiatif ini mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara holistik.
Aspek edukasi juga dikemas secara inovatif melalui lomba cerdas cermat yang melibatkan 30 dokter cilik. Mereka berasal dari berbagai Sekolah Dasar (SD) di 10 kecamatan wilayah Jakarta Selatan. Lomba ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga menanamkan pemahaman kesehatan sejak dini.
Para dokter cilik, guru pendamping, dan orang tua juga mendapatkan edukasi mendalam mengenai kesehatan gigi dan mulut. Mereka juga diajak tur keliling Balai Yasa Manggarai. Pendekatan interaktif ini diharapkan dapat membuat materi lebih mudah diserap dan diingat oleh anak-anak.
Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak
Keberhasilan penyelenggaraan layanan kesehatan gratis ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari lingkungan pemerintah daerah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen terhadap program kesehatan masyarakat.
Ketua TP PKK Kecamatan Tebet, Yola Dyan Airlangga, turut hadir memberikan dukungan. Plt Sekretaris Camat Tebet, Sulistyo Basuki, juga terlihat di lokasi acara. Kehadiran para pejabat ini memperkuat legitimasi dan jangkauan program.
Selain itu, para Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) dari 10 kecamatan di Jakarta Selatan juga turut berpartisipasi. Keterlibatan berbagai pihak ini mencerminkan sinergi antar lembaga dalam upaya peningkatan kesehatan. Kolaborasi ini penting untuk memastikan program berjalan efektif.
Dengan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, program layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut. Ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menghasilkan manfaat besar bagi kesehatan publik. Upaya bersama ini adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.
Sumber: AntaraNews