Tambahan TKD Rp108 Miliar Kucuran Pusat Percepat Pembangunan Mentawai
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai akan menerima tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp108 miliar dari pemerintah pusat pada tahun 2026. Ini menjadi peluang emas untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan pariwisata di Bumi Sikerei
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, akan menerima suntikan dana segar berupa tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Anggaran tambahan ini mencapai Rp108 miliar dan dijadwalkan cair pada tahun 2026 mendatang. Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan kabar baik ini di sela-sela kunjungan Safari Ramadhan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu.
Kucuran dana ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan di wilayah kepulauan tersebut. Fokus utama adalah peningkatan infrastruktur serta pengembangan sektor pariwisata, yang merupakan potensi unggulan daerah berjuluk Bumi Sikerei ini. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam upaya ini untuk kemajuan Mentawai.
Tambahan TKD ini disambut positif oleh Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, sebagai dukungan penting bagi daerah terluar itu. Selain alokasi dana, kunjungan Safari Ramadhan juga diwarnai dengan penyerahan berbagai bantuan sosial dan pendidikan kepada masyarakat setempat.
Optimalisasi Dana untuk Infrastruktur dan Pariwisata
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menekankan pentingnya pemanfaatan tambahan TKD Rp108 miliar secara optimal oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dana ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Peningkatan konektivitas jalan sangat krusial untuk mendukung mobilitas dan aksesibilitas di wilayah kepulauan, sekaligus menunjang potensi daerah.
Selain infrastruktur, pengembangan sektor pariwisata juga menjadi prioritas utama. Mentawai dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, terutama ombaknya yang menjadi daya tarik bagi peselancar internasional. Dengan infrastruktur yang memadai, potensi pariwisata ini dapat digali lebih maksimal, menarik lebih banyak wisatawan, dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian lokal.
Vasko Ruseimy menegaskan bahwa infrastruktur jalan perlu terus ditingkatkan agar konektivitas semakin baik. Hal ini tidak hanya mempermudah akses bagi warga lokal tetapi juga mendukung pengembangan pariwisata yang menjadi salah satu kekuatan daerah ini.
Sinergi Pemerintah dan Bantuan Sosial
Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, menyambut baik dukungan dan bantuan yang disalurkan pemerintah provinsi, salah satunya tambahan TKD bagi daerah terluar itu. Ia menekankan bahwa sinergi pemerintahan sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah khususnya dalam sektor infrastruktur, ekonomi, dan pariwisata sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mentawai.
Dalam kesempatan yang sama, tim Safari Ramadhan Sumbar juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat Mentawai. Bantuan tersebut meliputi dana hibah Safari Ramadhan sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumbar kepada pengurus masjid dan masyarakat. Bank Nagari, sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Sumbar, turut menyalurkan bantuan Rp10 juta.
Tidak hanya itu, bantuan untuk petugas masjid dari Badan Amil Zakat Nasional sebesar Rp3 juta juga diserahkan. Termasuk juga bantuan bagi lima orang fakir miskin berupa uang tunai. Tim Safari Ramadhan Sumbar juga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak berupa 50 paket alat tulis dari Danantara, sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di daerah tersebut.
Sumber: AntaraNews