Pemkab Rejang Lebong Alokasikan Rp12,9 Miliar untuk Infrastruktur Lembak, Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengalokasikan anggaran Rp12,9 miliar dari APBD 2026 untuk percepatan alokasi infrastruktur Rejang Lebong di wilayah Lembak, mengatasi ketimpangan pembangunan dan memastikan manfaat bagi masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Rejang Lebong Alokasikan Rp12,9 Miliar untuk Infrastruktur Lembak, Wujudkan Pemerataan Pembangunan
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengalokasikan anggaran Rp12,9 miliar dari APBD 2026 untuk percepatan alokasi infrastruktur Rejang Lebong di wilayah Lembak, mengatasi ketimpangan pembangunan dan memastikan manfaat bagi masyarakat. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,9 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Dana ini secara khusus ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta sarana sosial di wilayah Lembak. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab untuk memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten.

Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri, menegaskan bahwa alokasi anggaran ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap masyarakat. Menurutnya, APBD adalah uang rakyat yang harus kembali kepada rakyat, terutama untuk wilayah yang selama ini mengalami ketimpangan pembangunan. Fokus pembangunan dialihkan ke Lembak sejak tahun pertama kepemimpinannya pada 2025.

Program strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 mencakup lanjutan pembangunan masjid di Trans Bukit Batu serta perbaikan akses jalan. Beberapa titik vital yang akan diperbaiki antara lain Desa Belumai 2, Jalan Palembang Kecil, dan Air Kati. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan konektivitas masyarakat setempat.

Program Strategis Infrastruktur 2026 di Lembak

Dalam upaya mewujudkan pemerataan pembangunan, Pemkab Rejang Lebong telah merancang sejumlah program strategis untuk wilayah Lembak pada tahun anggaran 2026. Salah satu prioritas utama adalah melanjutkan pembangunan masjid di kawasan Trans Bukit Batu. Proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah tetapi juga simbol kemajuan daerah.

Selain pembangunan fasilitas ibadah, fokus utama alokasi infrastruktur Rejang Lebong juga diarahkan pada perbaikan dan peningkatan akses jalan. Beberapa ruas jalan vital yang akan mendapatkan sentuhan perbaikan meliputi Desa Belumai 2, Jalan Palembang Kecil, dan Air Kati. Perbaikan jalan ini krusial untuk melancarkan mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa.

Perbaikan akses jalan di wilayah Lembak diharapkan dapat membuka isolasi daerah-daerah terpencil dan meningkatkan potensi ekonomi lokal. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat lebih mudah menjangkau fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pasar. Ini adalah langkah konkret Pemkab Rejang Lebong dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Sinergi dan Komitmen Pemerataan Pembangunan

Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan pemerintah saja. Sinergi dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendorong percepatan pembangunan. Partisipasi aktif warga menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang telah direncanakan.

Muhammad Fikri bersama Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri Praja memiliki komitmen kuat untuk melakukan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah. Mereka berupaya memastikan bahwa setiap warga, termasuk yang berada di pelosok, dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran pemerintah. Ini sejalan dengan visi untuk menciptakan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Rejang Lebong.

Dukungan masyarakat, khususnya di Kecamatan Padang Ulak Tanding dan kawasan Lembak secara umum, sangat diperlukan. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, program alokasi infrastruktur Rejang Lebong dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Hal ini akan mempercepat terwujudnya peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Realisasi Anggaran Infrastruktur Tahun Anggaran 2025

Sebelum alokasi anggaran 2026, Pemkab Rejang Lebong juga telah menunjukkan komitmen serupa pada tahun anggaran 2025. Pada tahun tersebut, pemerintah setempat mengucurkan dana lebih dari Rp20 miliar untuk berbagai proyek infrastruktur di wilayah Lembak. Proyek-proyek ini mencakup perbaikan jalan di beberapa lokasi penting.

Proyek-proyek jalan yang telah direalisasikan pada tahun 2025 meliputi jalan di Kota Padang, Desa Belumai 2, Warung Pojok Sinar Gunung, Kampung Jeruk, dan Kampung Delapan. Selain itu, perbaikan irigasi di Tanjung Agung juga menjadi bagian dari program infrastruktur yang telah selesai. Ini menunjukkan konsistensi dalam upaya meningkatkan fasilitas publik.

Lebih lanjut, Pemkab Rejang Lebong juga berhasil mengupayakan perbaikan jalan provinsi yang telah rusak parah selama puluhan tahun di wilayah tersebut. Dengan dukungan anggaran provinsi mencapai lebih dari Rp100 miliar, perbaikan ini sangat signifikan. Secara akumulatif, pada 2025 saja, sekitar Rp125 miliar anggaran masuk ke wilayah Lembak, menegaskan komitmen pemerintah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi