Tahukah Anda Harga Beras SPHP? Mentan Sidak Penyaluran di Manado, Pastikan Stok Aman hingga 2025!
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman sidak penyaluran Beras SPHP di Manado. Ia memastikan pasokan melimpah dengan harga Rp58 ribu/5kg, menjaga stabilitas hingga 2025.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada Jumat, 12 September, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Sidak tersebut berlangsung di Pasar Tradisional Bersehati, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, guna memastikan ketersediaan dan harga beras yang terjangkau bagi masyarakat.
Dalam kunjungannya, Mentan Amran Sulaiman mengapresiasi kinerja Perum Bulog Sulut-Gorontalo (Sulutgo) yang dinilai telah secara masif mendistribusikan beras SPHP ke berbagai lapisan masyarakat.
Mentan Apresiasi Distribusi Beras SPHP di Manado
Pada sidak di Pasar Bersehati Manado, Mentan Andi Amran Sulaiman secara langsung memantau proses penyaluran beras SPHP. Ia menekankan pentingnya program ini dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional.
"Saya mengapresiasi upaya Perum Bulog Sulut-Gorontalo (Sulutgo) yang secara masif menjual beras SPHP kepada masyarakat," ujar Andi Amran Sulaiman.
Mentan juga menegaskan bahwa penyaluran beras SPHP harus terus diintensifkan agar seluruh masyarakat dapat menjangkau komoditas pangan pokok ini dengan harga yang telah ditetapkan.
Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog terus aktif menjalankan program beras SPHP di seluruh wilayah Indonesia.
Jangkauan Luas dan Harga Terjangkau Beras SPHP
Program Beras SPHP dirancang untuk memastikan pasokan beras yang melimpah dan stabil di pasar dengan harga yang terjangkau. Harga eceran tertinggi untuk beras SPHP adalah Rp58 ribu per kemasan lima kilogram.
Mentan Amran Sulaiman memastikan bahwa pasokan beras SPHP akan terus membanjiri pasar, terutama setelah panen melimpah. Distribusi tidak hanya terbatas pada pasar tradisional, tetapi juga merambah ritel modern hingga warung-warung kecil.
Kepala Kanwil Bulog Sulutgo, Ermin Tora, menjelaskan bahwa beras Program SPHP telah disalurkan melalui berbagai saluran. Ini termasuk pasar tradisional, ritel modern, dan Rumah Pangan Kita (RPK).
Selain itu, Bulog Sulutgo juga aktif melanjutkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Program ini dilaksanakan bersama pemerintah daerah, dinas pangan, TNI, dan Polri.
Komitmen Bulog Jaga Stabilitas Harga Hingga 2025
Ermin Tora menegaskan komitmen Bulog untuk memastikan harga beras tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat luas. Program SPHP ini merupakan salah satu upaya utama dalam mencapai tujuan tersebut.
"Kami melakukan ini agar semua lapisan masyarakat bisa menikmati harga beras yang jauh lebih murah ini," kata Kakanwil Ermin Tora.
Bulog Sulutgo memastikan bahwa Program SPHP akan terus berjalan hingga akhir tahun 2025. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan jangka panjang.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir akan fluktuasi harga beras yang signifikan, serta dapat mengakses beras berkualitas dengan harga yang wajar.
Sumber: AntaraNews