SMDR Optimistis Raup USD 800 Juta di 2026 Meski Geopolitik Memanas
Samudera Indonesia percaya diri dapat menghadapi tantangan tahun 2026, meskipun situasi geopolitik global mengalami perubahan yang dinamis.
Direktur Utama Samudera Indonesia Bani M. Mulia, mengekspresikan keyakinan perusahaan dalam menghadapi tahun 2026 meski terdapat tantangan dari dinamika geopolitik global. Bani menyatakan bahwa perusahaan menargetkan pertumbuhan yang signifikan baik dari sisi pendapatan maupun laba, dengan fokus pada efisiensi dan momentum kenaikan tarif pengiriman.
"Target untuk tahun 2026 kita memang mengenakan target yang lebih baik daripada tahun 2025. Kita cukup optimistis bahwa tahun 2026 kita bisa mencapai pendapatan yang mudah-mudahan lebih tinggi daripada tahun sebelumnya," ujar Bani dalam konferensi pers mengenai Laporan Kinerja Tahun Buku 2025 secara virtual pada Senin, 30 Maret 2026.
Menurut Bani, saat ini industri pelayaran menunjukkan tren positif, terutama dengan kenaikan tarif angkutan yang terlihat dibandingkan paruh kedua tahun 2025. Kenaikan tarif ini menjadi salah satu faktor utama yang diyakini akan mendorong kinerja perusahaan ke depannya.
"Memang faktanya saat ini level freight rate (tarif pengiriman atau angkutan) sudah terlihat lebih tinggi dibandingkan akhir atau second half dari tahun 2025 sehingga ini tentunya akan berkontribusi kepada revenue perusahaan," tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan pendapatan tahun 2026 untuk menyamai atau bahkan melampaui capaian tahun 2025 yang berada di kisaran USD 800 juta. Optimisme ini didasari oleh kondisi pasar yang menunjukkan sinyal penguatan, terutama dari sisi tarif pengiriman yang mulai meningkat.
"Sebagai yang tadi disampaikan tahun ini kita mencapai USD 800 juta, semoga di tahun 2026 kita bisa mencapai level yang sama atau lebih tinggi dari angka tersebut," tutupnya.
Volume Pengiriman Tetap Terjaga
Menurut Bani, volume pengiriman SMDR tetap menunjukkan permintaan yang stabil dan belum ada tanda-tanda penurunan yang signifikan. Tingginya permintaan ini menjadi indikator bahwa aktivitas logistik dan perdagangan masih berjalan dengan baik, meskipun terdapat ketidakpastian di tingkat global.
Dia menambahkan, "Sebelumnya, volume tidak mengalami tanda-tanda penurunan atau volume masih tinggi demandnya, sehingga saya optimis bahwa di tahun 2026 tingkat pendapatan akan bisa berkontribusi dengan baik."
Fokus Peningkatan Laba
Perusahaan berfokus pada peningkatan laba dengan menerapkan strategi efisiensi operasional yang berkelanjutan. Bani menekankan bahwa kunci utama untuk menjaga margin keuntungan terletak pada optimalisasi biaya dan peningkatan produktivitas. Samudera Indonesia terus mendorong pelaksanaan program perbaikan berkelanjutan di semua lini operasional agar bisnis dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Dengan langkah ini, diharapkan daya saing perusahaan dapat semakin kuat di tengah berbagai tekanan dari luar.
"Tentunya kita selalu menargetkan bottom line yang lebih baik juga dengan cara melakukan operasional yang paling efisien se-efisien mungkin, kita ingin selalu melakukan continuous improvement di dalam efisiensi operasional kita. Mudah-mudahan margin dan bottom line kita bisa menjadi lebih baik," pungkasnya.