Sorot
{{caption}}
Menggelegar! Prabowo Depan BGN Usai Pecat 3 Pimpinan: Saya Tak Mau Uang Rakyat Dicuri!

{{caption}}
Kepala BGN Ditangkap Kejaksaan, Prabowo Ungkap Detik Detik Jelang Putuskan Pecat

{{caption}}
IHSG Anjlok, Serok Saham atau Tetap Pegang?

{{caption}}
Akui Bersalah, Noel Enggan Berandai Divonis Bebas

{{caption}}
Hadapi Vonis, Noel Grogi Sampai Asam Lambung Naik

{{caption}}
Kejagung: Dadan Hindayana Cs Diduga Mark Up Motor Listrik Rp 1,03 Triliun

Topik Terkait
{{caption}}
Rupiah Melemah saat Iduladha, Diprediksi Bakal Sentuh Level Rp17.850 per USD

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.790 hingga Rp17.850 per dolar AS.

{{caption}}
Dolar Naik, Pengusaha Jatim Mulai Menjerit

Para pengusaha menilai kenaikan dolar AS tersebut tidak hanya berdampak pada meningkatnya biaya produksi, tetapi juga berpotensi menekan daya beli masyarakat.

{{caption}}
Prabowo Sebut Masyarakat Desa Tak Terdampak Pelemahan Rupiah, Ekonom: Kalau Harga Naik, Mereka Juga Terdampak

Diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah hingga sempat menyentuh level Rp17.612 per dolar AS.

{{caption}}
Pengusaha Khawatir Ancaman PHK Dipicu Pelemahan Kurs Rupiah

Pengusaha sudah mulai waspada ketika rupiah menyentuh level Rp17.000 per dolar AS, namun pelemahan yang berlanjut hingga menembus level Rp17.600 per USD.

{{caption}}
Curhat Dunia Usaha di Tengah Rupiah Tembus Rp17.400, Biaya Produksi Tertekan

Apindo menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh kisaran Rp17.400 per dolar AS menjadi faktor utama yang menekan kinerja bisnis.

{{caption}}
Pengamat Beberkan Dampak Pelemahan Rupiah yang Sudah Dirasakan Masyarakat

Kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok hingga barang elektronik menjadi sinyal nyata bahwa tekanan eksternal kini merambat ke kehidupan sehari-hari.

{{caption}}
Imbas Rupiah Anjlok, Sejumlah Produk di Minimarket Bakal Naik

Kondisi ini yang kemudian menjadi tantangan bagi sektor ritel Indonesia.

{{caption}}
Industri Makanan Minuman Kena Dampak Pelemahan Rupiah, Beban Impor Tembus Rp500 Triliun

Bahan baku makanan minuman masih didominasi oleh impor dari luar negeri, sehingga hal itu memberikan efek terhadap Industri tersebut.

{{caption}}
DPR Minta Pemerintah Perketat Kontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah Demi Lingkungan dan Akses Masyarakat

Anggota DPR RI mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan dan mengevaluasi perizinan komersialisasi air bawah tanah oleh industri, menyusul kekhawatiran eksploitasi berlebihan yang mengancam lingkungan dan akses air bersih masyarakat.

{{caption}}
RDP DPR Angkat Isu Standar Galon Guna Ulang AMDK: Risiko Anak Konsumsi Bahan Kimia

DPR temukan 57% galon guna ulang di Jabodetabek melewati usia pakai. Risiko migrasi kimia ke air minum disorot dalam RDP Komisi VII.

{{caption}}
DPR Soroti Pentingnya Keselamatan Lingkungan Industri AMDK dan Pengawasan Distribusi

Anggota DPR menyoroti pentingnya Keselamatan Lingkungan Industri AMDK serta pengawasan ketat terhadap distribusi produk untuk melindungi konsumen dan sumber daya alam dari potensi bahaya.

{{caption}}
Waspada Efek Penggunaan Galon Tua, Bisa Lepaskan Zat Kimia yang Membahayakan Kesehatan Keluarga

Investigasi KKI mengungkap, galon berusia sangat lama masih dijual bebas, bahkan ditemukan galon produksi 13 tahun lalu di wilayah Bogor.

{{caption}}
Waspada Galon Lawas, Investigasi KKI Ungkap Ancaman di Balik Air Minum Warga Jabodetabek

KKI meminta BPKN mendesak produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) agar menarik seluruh galon yang telah berusia di atas dua tahun dari peredaran.

{{caption}}
BPOM Pastikan Label Air Pegunungan Sudah Terverifikasi, Le Minerale Termasuk yang Lolos Uji

Taruna menjelaskan bahwa seluruh tim registrasi BPOM beserta tim verifikasi memastikan bahwa produk AMDK yang mencantumkan klaim tersebut memenuhi standar.