Perkiraan Besaran Gaji PNS Jika Naik 16 Persen Tahun Ini
BKN menegaskan bahwa keputusan mengenai kenaikan gaji ASN harus mendapat lampu hijau dari Kementerian Keuangan terlebih dahulu.
Isu kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 16 persen masih ramai diperbincangkan publik. Bahkan, isu kenaikan gaji sebesar 16 persen di 2025 juga ramai dicari di internet.
Padahal isu ini sudah mendapat tanggapan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), di mana lembaga negara tersebut memastikan hingga saat ini belum ada pembahasan teknis di pemerintahan mengenai rencana kenaikan gaji ASN untuk tahun 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Vino Dita Tama, menjelaskan sistem penggajian ASN masih mengacu pada regulasi yang berlaku saat ini, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024 dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2024.
"Sampai sekarang belum ada pembahasan resmi terkait kenaikan gaji di tingkat teknis. Gaji PNS masih merujuk pada ketentuan terakhir sesuai PP 5/2024 dan Perpres 10/2024," ujar Vino saat dihubungi merdeka.com pada Selasa (8/4).
Vino memaparkan setiap kebijakan kenaikan gaji ASN tidak bisa serta-merta diterapkan begitu saja. Prosesnya harus melalui persetujuan dari Kementerian Keuangan dan kemudian disahkan secara resmi lewat Peraturan Presiden.
"Keputusan mengenai kenaikan gaji ASN harus mendapat lampu hijau dari Kementerian Keuangan terlebih dahulu, baru kemudian dituangkan dalam Perpres," tegasnya.
Namun, jika wacana kenaikan gaji ASN sebesar 16 persen benar terjadi, berikut simulasi kenaikan gaji berdasarkan struktur gaji dalam PP Nomor 5 Tahun 2024:
A. Golongan I
Gaji Saat Ini:
• Ia: Rp 1.685.700 – Rp 2.522.600
• Ib: Rp 1.840.800 – Rp 2.670.700
• Ic: Rp 1.918.700 – Rp 2.783.700
• Id: Rp 1.999.900 – Rp 2.901.400
Jika Naik 16 persen:
• Ia: Rp 1.955.412 – Rp 2.926.216
• Ib: Rp 2.135.228 – Rp 3.098.012
• Ic: Rp 2.225.692 – Rp 3.229.092
• Id: Rp 2.319.884 – Rp 3.365.624
B. Golongan II
Gaji Saat Ini:
• IIa: Rp 2.184.000 – Rp 3.643.400
• IIb: Rp 2.385.000 – Rp 3.797.500
• IIc: Rp 2.485.900 – Rp 3.958.200
• IId: Rp 2.591.100 – Rp 4.125.600
Jika Naik 16 persen:
• IIa: Rp 2.533.440 – Rp 4.226.344
• IIb: Rp 2.766.600 – Rp 4.405.100
• IIc: Rp 2.883.644 – Rp 4.591.512
• IId: Rp 3.005.676 – Rp 4.785.696
C. Golongan III
Gaji Saat Ini:
• IIIa: Rp 2.785.700 – Rp 4.575.200
• IIIb: Rp 2.903.600 – Rp 4.768.800
• IIIc: Rp 3.026.400 – Rp 4.970.500
• IIId: Rp 3.154.400 – Rp 5.180.700
Jika Naik 16 persen:
• IIIa: Rp 3.231.412 – Rp 5.307.232
• IIIb: Rp 3.368.176 – Rp 5.531.808
• IIIc: Rp 3.510.624 – Rp 5.765.780
• IIId: Rp 3.659.104 – Rp 6.009.612
D. Golongan IV
Gaji Saat Ini:
• IVa: Rp 3.287.800 – Rp 5.399.900
• IVb: Rp 3.426.900 – Rp 5.628.300
• IVc: Rp 3.571.900 – Rp 5.866.400
• IVd: Rp 3.723.000 – Rp 6.114.500
• IVe: Rp 3.880.400 – Rp 6.373.200
Jika Naik 16 persen:
• IVa: Rp 3.813.848 – Rp 6.263.884
• IVb: Rp 3.975.204 – Rp 6.528.828
• IVc: Rp 4.143.404 – Rp 6.805.024
• IVd: Rp 4.318.680 – Rp 7.092.820
• IVe: Rp 4.501.264 – Rp 7.392.912
Namun perlu diingat, dengan belum adanya kepastian atau pembahasan resmi dari pemerintah, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru mempercayai isu yang beredar sebelum ada pengumuman resmi.