Pergerakan Penumpang Bandara Lombok Capai 7.278 Orang di Tahun Baru 2026
InJourney Airports Bandara Internasional Lombok mencatat pergerakan penumpang Bandara Lombok mencapai 7.278 orang pada 1 Januari 2026, menandai awal tahun dengan optimisme pertumbuhan trafik udara.
Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), memulai tahun 2026 dengan catatan positif pada pergerakan penumpang. Pada tanggal 1 Januari 2026, Bandara Lombok melayani sebanyak 7.278 orang penumpang, mencakup kedatangan dan keberangkatan. Angka ini menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi di gerbang udara utama NTB tersebut.
Pihak InJourney Airports Bandara Lombok juga melaksanakan seremonial khusus untuk menyambut penumpang perdana di tahun 2026. Acara ini ditandai dengan pengalungan selendang tenun khas Lombok dan pemberian suvenir sebagai bentuk apresiasi. Momentum ini sekaligus menjadi simbol komitmen bandara dalam memberikan pelayanan terbaik.
Humas InJourney Bandara Lombok, Angga Maruli, menyatakan bahwa seremonial ini merupakan bentuk apresiasi dan komitmen dalam melayani sepenuh hati seluruh pengguna jasa. Selain itu, ia juga menekankan bahwa momentum ini menjadi simbol optimisme dalam menyambut pertumbuhan transportasi udara di tahun 2026.
Trafik Penumpang Melonjak Selama Periode Nataru 2025/2026
Sebelum memasuki tahun 2026, Bandara Lombok telah mencatat pertumbuhan signifikan dalam trafik angkutan udara selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Terhitung sejak 15 hingga 28 Desember 2025, total pergerakan penumpang mencapai 114.586 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 14 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, yang hanya melayani 100.137 penumpang.
General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Lombok, Aidhil Philip Julian, mengungkapkan bahwa puncak pergerakan penumpang terjadi pada H+3 Natal, tepatnya 28 Desember 2025. Pada hari tersebut, Bandara Lombok melayani total 10.682 penumpang dalam satu hari. Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim liburan akhir tahun.
Sejalan dengan lonjakan jumlah penumpang, pergerakan pesawat di Bandara Lombok juga menunjukkan tren positif. Tercatat 1.289 pergerakan pesawat selama periode Nataru 2025/2026, tumbuh 43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 902 pergerakan pesawat. Puncak pergerakan pesawat terjadi pada H-1 Natal atau 24 Desember 2025, dengan total 108 pergerakan pesawat.
Komitmen Layanan dan Penerbangan Ekstra di Bandara Lombok
Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan selama periode libur Natal dan Tahun Baru, Bandara Lombok menyediakan 13 penerbangan ekstra. Penerbangan tambahan ini melayani rute-rute penting seperti Bima, Bali, Surabaya, dan Jakarta. Ketersediaan penerbangan ekstra ini sangat membantu kelancaran perjalanan para pengguna jasa.
Bandara Lombok tetap berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang mengutamakan faktor keselamatan, keamanan, dan pelayanan sepenuh hati. Komitmen ini diwujudkan melalui kesiapan infrastruktur, fasilitas, serta personel bandara yang telah diantisipasi dengan baik. Capaian trafik selama periode liburan Natal dan Tahun Baru mencerminkan efektivitas kesiapan operasional bandara dalam menghadapi lonjakan penumpang dan pesawat.
Lebih lanjut, Bandara Internasional Lombok juga memperkuat perannya sebagai pintu gerbang udara Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal ini bertujuan untuk mendukung konektivitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan demikian, Bandara Lombok tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas transportasi, tetapi juga sebagai pendorong kemajuan regional.
Sumber: AntaraNews