Arus Balik Nataru Terlihat di Bandara Ngurah Rai, Jumlah Penumpang Keberangkatan Meningkat

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat peningkatan signifikan pada arus balik Nataru 2025/2026, dengan dominasi penumpang keberangkatan. Simak detail lonjakan trafik penerbangan di Pulau Dewata.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Arus Balik Nataru Terlihat di Bandara Ngurah Rai, Jumlah Penumpang Keberangkatan Meningkat
Menteri Parekraf Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa wisatawan Nusantara adalah kekuatan utama sektor pariwisata Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (AntaraNews)

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mulai ramai dengan aktivitas keberangkatan penumpang sejak awal tahun 2026. Fenomena ini menandai dimulainya arus balik wisatawan setelah menikmati libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Peningkatan jumlah penumpang keberangkatan menjadi indikator utama berakhirnya periode liburan di Pulau Dewata.

Kepala Divisi Komunikasi dan Legal Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengonfirmasi tren dominasi keberangkatan penumpang ini. Menurutnya, pola pergerakan ini lazim terjadi setiap usai pergantian tahun. Data harian menunjukkan lonjakan signifikan pada jumlah wisatawan yang meninggalkan Bali.

Posko Nataru di Bandara Ngurah Rai masih beroperasi untuk memastikan kelancaran seluruh aktivitas penerbangan. Pengelola bandara terus memantau dan mengantisipasi puncak arus balik. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penumpang.

Gede Eka Sandi Asmadi merinci data pergerakan penumpang yang menunjukkan dominasi keberangkatan. Pada Kamis, 1 Januari 2026, dari total 70.071 penumpang harian, sebanyak 16.124 penumpang domestik dan 21.707 penumpang internasional tercatat melakukan perjalanan keberangkatan. Angka ini menegaskan dimulainya fase arus balik Nataru.

Tren serupa berlanjut pada Jumat, 2 Januari 2026, dengan total 77.367 penumpang. Sebanyak 17.978 penumpang domestik dan 25.225 penumpang internasional meninggalkan Bali. Persentase penumpang keberangkatan terus meningkat, menunjukkan pola yang konsisten.

Pada Sabtu, 3 Januari 2026, total penumpang mencapai 74.866 orang. Pergerakan didominasi oleh 17.664 penumpang domestik dan 24.099 penumpang internasional yang meninggalkan Bali. Gede Eka menjelaskan bahwa penumpang domestik yang berangkat mencapai 59 persen dan internasional 54 persen dari total pergerakan.

Kondisi ini merupakan pola yang lazim terjadi setelah pergantian tahun, menurut pengelola bandara. Setelah sebelumnya wisatawan ramai memasuki Bali sejak libur Natal, pergerakan penumpang kini mulai berbalik seiring berakhirnya masa liburan. Bandara Ngurah Rai terus berupaya menjaga kelancaran operasional.

Posko Nataru di Bandara I Gusti Ngurah Rai dijadwalkan beroperasi hingga 5 Januari 2026. Keberadaan posko ini bertujuan untuk mengakomodasi arus kedatangan dan arus balik wisatawan. Selain itu, posko juga memastikan kelancaran lalu lintas penerbangan selama periode sibuk ini.

Selama 20 hari operasional Posko Nataru, terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Bandara Ngurah Rai telah melayani total 1.408.753 penumpang. Angka ini setara dengan rata-rata 70.438 penumpang per hari. Terdapat peningkatan sebesar 6 persen dibandingkan rata-rata harian Januari hingga November yang tercatat 66.222 penumpang per hari.

Tidak hanya penumpang, trafik pesawat juga mengalami peningkatan signifikan selama periode Nataru. Tercatat sebanyak 8.648 pergerakan pesawat, dengan rata-rata 432 pergerakan per hari. Angka ini menunjukkan kenaikan 11 persen dibandingkan rata-rata harian sepanjang tahun 2025 yang berada di angka 390 pergerakan per hari.

Data ini menunjukkan bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai berhasil mengelola lonjakan volume penumpang dan pesawat. Pengelola bandara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Hal ini demi kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jasa penerbangan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi