Penumpang LRT Sumsel Lebaran 2026 Tembus 213 Ribu, KAI Tingkatkan Layanan Optimal
PT KAI Divre III Palembang mencatat lonjakan signifikan penumpang LRT Sumsel Lebaran 2026 hingga 213.150 orang, didukung peningkatan frekuensi perjalanan dan layanan prima selama masa angkutan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mengumumkan lonjakan signifikan jumlah penumpang LRT Sumatera Selatan selama periode Posko Angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 213.150 orang tercatat menggunakan moda transportasi ini dari tanggal 13 hingga 26 Maret 2026. Angka ini menunjukkan rata-rata harian mencapai 15.225 penumpang, merefleksikan tingginya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang LRT Sumsel Lebaran 2026 ini merupakan akumulasi hingga hari ke-14 posko atau H+5 Lebaran. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang berkualitas dan relevan. Berbagai upaya peningkatan layanan telah dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Peningkatan ini tidak lepas dari berbagai strategi yang diterapkan, termasuk penambahan frekuensi perjalanan dan menjaga ketepatan waktu. KAI Divre III Palembang berupaya memastikan kelancaran mobilitas warga, baik untuk mudik maupun kembali dari kampung halaman. Kenyamanan dan keamanan penumpang menjadi prioritas utama selama periode sibuk ini.
Lonjakan Penumpang dan Strategi Peningkatan Layanan LRT Sumsel
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang LRT Sumsel Lebaran 2026, KAI Divre III Palembang melakukan penambahan jumlah perjalanan secara signifikan. Dari yang semula 94 perjalanan, frekuensi ditingkatkan menjadi 102 perjalanan per hari. Kebijakan ini berlaku khusus pada periode puncak arus balik, yakni antara tanggal 22 hingga 25 Maret 2026.
Penambahan frekuensi ini terbukti efektif dalam mengurai kepadatan penumpang. Tercatat pada 23 Maret (H+1 Lebaran), jumlah penumpang mencapai 26.461 orang, dan pada 24 Maret (H+2 Lebaran) melonjak hingga 27.485 penumpang. Angka-angka ini menunjukkan respons positif masyarakat terhadap peningkatan kapasitas layanan LRT Sumsel.
Selain itu, mobilitas masyarakat juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti mulai aktifnya kembali para pekerja sejak 25 Maret 2026. Berlanjutnya masa libur sekolah turut berkontribusi pada tingginya angka penggunaan LRT, menjadikan moda transportasi ini pilihan utama di Sumatera Selatan.
Ketepatan Waktu dan Konektivitas Antarmoda LRT Sumsel
Dari sisi operasional, LRT Sumsel menunjukkan kinerja yang sangat memuaskan dengan mencapai ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) 100 persen. Ketepatan ini berlaku baik untuk jadwal keberangkatan maupun kedatangan kereta. Pencapaian ini menjadi indikator penting dalam menjaga kepercayaan serta kenyamanan pelanggan LRT Sumsel.
Aida Suryanti menegaskan bahwa ketepatan waktu adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kinerja operasional yang optimal ini memastikan penumpang dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik. Ini juga mendukung kelancaran aktivitas harian dan perjalanan selama musim libur.
LRT Sumsel juga menawarkan kemudahan melalui konektivitas antarmoda yang terintegrasi. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan secara efisien. Integrasi ini menjadikan LRT sebagai tulang punggung transportasi publik yang efektif di wilayah Palembang dan sekitarnya.
Dukungan UMKM dan Imbauan Keselamatan Penumpang
Selain fokus pada layanan transportasi, LRT Sumsel juga berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. KAI menyediakan ruang usaha bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di beberapa stasiun strategis. Inisiatif ini memberikan nilai tambah bagi penumpang dan juga komunitas lokal.
Beragam produk lokal, mulai dari kerajinan tangan hingga aneka makanan dan minuman, tersedia di area stasiun. Aida Suryanti menyatakan bahwa upaya ini tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga pemberdayaan UMKM lokal. Ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan antara transportasi publik dan ekonomi kerakyatan.
KAI juga terus mengimbau seluruh pengguna jasa LRT Sumsel untuk senantiasa mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama perjalanan. Penting bagi penumpang untuk mengantre dengan tertib, mendahulukan penumpang yang turun, serta menjaga kebersihan di area stasiun dan di dalam kereta. Kepatuhan ini demi kenyamanan bersama.
Sumber: AntaraNews