LRT Sumsel Tambah 8 Perjalanan untuk Penuhi Kebutuhan Mobilitas Lebaran 2026

PT KAI Divre III Palembang dan BPKARSS menambah delapan perjalanan LRT Sumsel selama libur Lebaran 2026, memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar dan nyaman.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
LRT Sumsel Tambah 8 Perjalanan untuk Penuhi Kebutuhan Mobilitas Lebaran 2026
PT KAI Divre III Palembang dan BPKARSS menambah delapan perjalanan LRT Sumsel selama libur Lebaran 2026, memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar dan nyaman. (AntaraNews)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) mengambil langkah strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Keduanya secara resmi menambah delapan perjalanan LRT Sumsel. Penambahan ini bertujuan untuk memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien bagi warga Palembang dan sekitarnya.

Penyesuaian jadwal operasional LRT Sumsel ini akan berlaku mulai tanggal 22 hingga 25 Maret 2026. Dalam periode tersebut, jumlah perjalanan LRT Sumsel akan meningkat signifikan dari 94 perjalanan menjadi 102 perjalanan setiap harinya. Keputusan ini merupakan respons proaktif terhadap antisipasi peningkatan aktivitas warga selama momen libur Lebaran.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa penambahan frekuensi perjalanan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Langkah ini diharapkan dapat melancarkan perjalanan masyarakat yang ingin bersilaturahmi atau berwisata di Kota Palembang. LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama transportasi di kota tersebut.

Penambahan delapan perjalanan LRT Sumsel ini terbagi rata untuk rute keberangkatan dan kedatangan. Empat perjalanan tambahan akan melayani lintas DJKA–Bandara, sementara empat perjalanan lainnya akan melayani lintas Bandara–DJKA. Jadwal tambahan ini akan tersedia mulai pukul 10.35 WIB hingga 17.53 WIB, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna.

Kehadiran LRT Sumsel telah terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di Palembang. Selain itu, transportasi ini juga menyediakan akses mudah ke berbagai titik strategis kota. Kawasan Jembatan Ampera, Stasiun Asrama Haji, fasilitas publik, hingga pusat perbelanjaan dapat dijangkau dengan nyaman menggunakan LRT.

LRT Sumsel menjadi alternatif transportasi yang sangat diminati masyarakat, baik untuk keperluan silaturahmi maupun berwisata. Data menunjukkan bahwa selama masa angkutan Lebaran 2026, tepatnya pada 11–18 Maret, jumlah pengguna LRT Sumsel mencapai 95.060 penumpang. Total penumpang sejak Januari hingga 18 Maret 2026 bahkan telah mencapai 867.124 orang, menandakan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan ini.

Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh penumpang, PT KAI Divre III Palembang terus mengimbau pengguna LRT Sumsel untuk mematuhi aturan yang berlaku. Aturan tersebut meliputi larangan merokok, makan, dan minum di dalam kereta. Penumpang juga diharapkan menjaga kebersihan serta ketertiban selama perjalanan.

Berbagai persiapan operasional telah dilakukan oleh KAI Divre III Palembang guna menjamin kelancaran layanan. Salah satunya adalah melalui ramp check atau inspeksi Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada sarana dan stasiun. Pemeriksaan menyeluruh ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan, baik pada sarana maupun prasarana LRT.

Selain itu, KAI Divre III Palembang juga telah menghadirkan posko terpadu sebagai pusat koordinasi selama masa angkutan Lebaran. Posko ini berfungsi untuk memantau dan menangani setiap kendala yang mungkin terjadi. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pada momen libur Lebaran.

PT KAI Divre III Palembang dan BPKARSS berkomitmen untuk menjadikan LRT Sumsel pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi di Kota Palembang. Peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama, terutama saat menghadapi lonjakan penumpang seperti pada libur Lebaran.

Koordinasi yang erat antara PT KAI Divre III Palembang dan BPKARSS menjadi kunci keberhasilan dalam menyediakan layanan transportasi yang optimal. Kedua pihak bekerja sama memastikan setiap aspek operasional berjalan lancar dan sesuai standar. Hal ini mencakup perawatan rutin, kesiapan sumber daya manusia, hingga respons cepat terhadap situasi darurat.

Dengan penambahan perjalanan dan persiapan matang, LRT Sumsel diharapkan mampu melayani kebutuhan transportasi masyarakat dengan prima. Inisiatif ini tidak hanya mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga memperkuat peran LRT sebagai tulang punggung transportasi modern di Palembang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi