Duka mendalam menyelimuti institusi Bea Cukai. Seorang pegawai terbaiknya, Aditya Waskita Jauhari, gugur saat menjalankan tugas pengawasan pemuatan barang ekspor di perairan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau, pada Senin (07/07) dini hari. Almarhum merupakan pegawai Bea Cukai Pekanbaru.
Peristiwa tersebut terjadi saat Aditya bersama tim gabungan sedang melaksanakan proses pemeriksaan fisik muatan kapal (final draft) MV Himala V.195. Pemeriksaan ini merupakan prosedur resmi pengawasan kepabeanan atas komoditas ekspor Palm Kernel Shell in Bulk yang diajukan oleh eksportir.
Saat proses pelayanan dan pengukuran akhir muatan berlangsung di area perairan, kapal pompong yang digunakan tim mengalami insiden di tengah arus kuat perairan, yang mengakibatkan kapal terbalik dan tenggelam.
Advertisement
Budi menegaskan bahwa Bea Cukai berkomitmen penuh untuk memberikan pendampingan terbaik bagi keluarga almarhum serta berkoordinasi erat dengan pihak-pihak terkait dalam penanganan pasca-insiden ini. Institusi juga menekankan pentingnya evaluasi standar keselamatan kerja di lapangan agar aspek keamanan petugas selalu menjadi prioritas utama.
Di mata rekan sejawat, Aditya dikenal sebagai sosok yang berintegritas, bertanggung jawab, dan penuh dedikasi. Pengorbanan almarhum menjadi potret nyata dari risiko dan komitmen tinggi para petugas Bea Cukai yang berjaga di garis depan demi mengawal kedaulatan ekonomi serta kelancaran perdagangan Indonesia.