Sorot
{{caption}}
Fakta yang Baru Terungkap, Kondisi di Bawah Jalan Lenteng Agung

{{caption}}
Bahlil Ingin Bertemu Pencipta Lagu 'Mas Bahlil Ganteng'

{{caption}}
Tinggalkan Paris, Gestur Tak Terduga Prabowo ke Pengawal Prancis Jadi Sorotan

{{caption}}
Prediksi PSG vs Arsenal: Raja Prancis Ditantang Penguasa Inggris

{{caption}}
Prabowo Kembali ke Jakarta Usai Kunjungan Kenegaraan di Prancis

{{caption}}
DPR Panggil Mendikdasmen, Pertanyakan Wajib Belajar Bahasa Prancis dan Portugis

Topik Terkait
{{caption}}
OJK Beberkan Utang Paylater Warga RI Capai Rp24,05 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan bahwa kinerja sektor perbankan pada tahun 2025 akan tetap stabil.

{{caption}}
OJK: Utang Warga RI di Paylater Tembus Rp22,99 Triliun Per Juni 2025

Dari angka itu jumlah rekening yang tercatat ada 26,96 juta.

OJK
{{caption}}
Butuh Dana Cepat, Masyarakat Indonesia Makin Sering Pay Later

Piutang yang dimiliki oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.

{{caption}}
OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 9,16 Persen Hingga Maret 2025, Totalnya Rp7.908 Triliun

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 13,36 persen.

OJK
{{caption}}
Utang Masyarakat di Paylater Perbankan Naik Jadi Rp22,7 Triliun

Dian menyebut untuk porsi kredit, Buy Now Pay Later atau BNPL perbankan tercatat sebesar 0,29 persen.

{{caption}}
Data OJK: Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 10,3 Persen Menjadi Rp7.825 Triliun

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 14,62 persen.

OJK
{{caption}}
Bukti Masyarakat Indonesia Makin Banyak Pakai Pay Later

Angka pengguna pay later mencatatkan pertumbuhan yang tinggi secara tahunan.

OJK
{{caption}}
OJK: Pertumbuhan Kredit Tumbuh Rp7.782 Triliun

Intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang tetap terjaga.

{{caption}}
OJK Catat Kredit Paylater Naik Jadi Rp21,77 Triliun pada 2024

Peningkatan ini sejalan dengan jumlah rekening mencapai 24,51 juta.

{{caption}}
Data OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 10,85 Persen per September 2024, Nilai Total Mencapai Rp7.579 Triliun

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 12,26 persen.

OJK
{{caption}}
Kredit Perbankan Tembus Rp7.507 Triliun, Paling Banyak Disalurkan BUMN

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi.

{{caption}}
OJK Catat, Utang Paylater Orang Indonesia Tembus Rp6,81 Triliun per Mei 2024

Angka ini meningkat 33,64 persen (yoy) jika dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama.

{{caption}}
Cara Sehat Menggunakan Paylater: Hindari Jebakan Utang Konsumtif

Kemudahan Paylater kian diminati, namun risiko utang mengintai. Pahami cara sehat menggunakan Paylater agar tidak terjebak masalah finansial jangka panjang.

{{caption}}
Aturan Baru OJK soal Paylater: Penyelenggara Hanya Boleh Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan

Hal ini sejalan dengan transformasi digital sektor jasa keuangan dan peningkatan inklusi keuangan nasional, dengan tetap menjaga kepercayaan masyarakat.

{{caption}}
Promo Spesial SPayLater Bayar QRIS bersama Lyodra, Cicilan 0% Bikin Belanja Makin Hemat!

Selama periode kampanye, tersedia juga beragam promo SPayLater yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk membuat pengalaman transaksi jadi lebih nyaman.

{{caption}}
Positive Vibes Banget! Lyodra Bikin Iklan SPayLater Jadi Makin Berkesan

Video perdana iklan ini yang dirilis di Instagram resmi Lyodra serta kanal YouTube Shopee Indonesia pada 25 Agustus 2025 langsung menjadi sorotan hingga viral!

{{caption}}
Ketua LPS Ingatkan Generasi Muda Hindari Paylater: Kalau Tak Punya Duit Tak Usah Beli

Dia menegaskan, paylater sering kali membuat orang terdorong untuk membeli sesuatu secara impulsif.

{{caption}}
Penggunaan Pay Later Perbankan Tembus Rp21,35 Triliun per April 2025

OJK mencatatkan hingga April 2025, pertumbuhan kredit perbankan secara tahunan mencapai 8,88 persen.

{{caption}}
Gaya Hidup YOLO dan Jerat Paylater yang Mencekik Generasi Muda

Penggunaan layanan paylater di Indonesia melonjak, terutama saat daya beli masyarakat menurun.