Pemprov Papua Pegunungan Genjot Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Wamena 70 Meter
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan serius tingkatkan konektivitas udara dengan mengerjakan perpanjangan landasan pacu Bandara Wamena sepanjang 70 meter, menjanjikan layanan transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan tengah menggarap proyek vital perpanjangan landasan pacu Bandara Wamena di Kabupaten Jayawijaya. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keselamatan penerbangan di wilayah tersebut. Perpanjangan landasan pacu sepanjang 70 meter ini diharapkan dapat mendukung aktivitas transportasi udara yang semakin padat.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu, mengonfirmasi bahwa pengerjaan perpanjangan landasan pacu ini dilakukan oleh Pemprov Papua Pegunungan. Pendanaan proyek menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dialokasikan khusus untuk peningkatan infrastruktur penerbangan.
Dukungan dari pemerintah provinsi ini sangat krusial dalam upaya peningkatan pelayanan transportasi udara di Wamena. Setelah selesai dikerjakan, landasan pacu yang diperpanjang akan diserahkan kepada UPBU untuk segera digunakan.
Peningkatan Kapasitas dan Keselamatan Bandara Wamena
Proyek perpanjangan landasan pacu Bandara Wamena sepanjang 70 meter ini merupakan langkah konkret Pemprov Papua Pegunungan untuk memodernisasi fasilitas penerbangan. Fitrajaya Siwu menjelaskan bahwa pengerjaan ini dilakukan pada tahun ini dengan memanfaatkan APBD.
Peningkatan ini diharapkan dapat secara signifikan memperbaiki kualitas pelayanan transportasi udara di Wamena, yang merupakan pintu gerbang penting bagi delapan kabupaten di wilayah tersebut. Setelah rampung, fasilitas baru ini akan diserahkan kepada UPBU Kelas I Wamena untuk operasional penerbangan.
Saat ini, panjang landasan pacu Bandara Wamena adalah 2.435 meter dengan lebar 45 meter. Bandara ini sudah mampu didarati oleh pesawat berbadan besar jenis Boeing 737 seri 500 dan 300. Perpanjangan ini akan menambah kapasitas dan fleksibilitas bagi maskapai yang beroperasi.
Standar Keselamatan KNKT dan Target Jangka Panjang
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengeluarkan rekomendasi penting terkait standar keselamatan di Bandara Wamena. Rekomendasi ini muncul setelah beberapa insiden penerbangan yang terjadi sebelumnya.
Menurut KNKT, untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan penerbangan secara optimal, dibutuhkan panjang landasan pacu minimal 2.800 meter. Selain itu, diperlukan juga stop way sepanjang 60 meter dan runway end safety area (RESA) 150 meter di kedua ujung bandara. KNKT sendiri merupakan lembaga independen yang bertugas menginvestigasi kecelakaan transportasi dan memberikan rekomendasi keselamatan.
Proyek perpanjangan 70 meter ini adalah bagian dari proses menuju pemenuhan rekomendasi KNKT tersebut. UPBU Wamena terus berupaya agar panjang landasan pacu mencapai 2.800 meter untuk mengakomodasi pesawat yang lebih besar di masa depan. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan UPBU dalam memastikan standar keselamatan penerbangan yang tinggi di Papua Pegunungan.
Sumber: AntaraNews