Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua, menunjukkan komitmen kuat terhadap keselamatan penerbangan dengan memperketat pengawasan. Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan bahwa setiap aktivitas pembangunan di sekitar bandara akan diawasi secara ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan terhadap operasional penerbangan yang vital bagi mobilitas masyarakat dan perekonomian.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Wonda usai mengikuti sosialisasi keselamatan penerbangan yang berlangsung di Sentani pada Senin (28/10). Menurutnya, inisiatif ini merupakan bagian penting dalam upaya menjaga keselamatan penerbangan secara menyeluruh. Fokus utama adalah area sekitar Bandara Sentani, yang merupakan gerbang udara utama bagi wilayah tersebut.
Sosialisasi ini sangat krusial untuk memastikan setiap pembangunan yang dilakukan di sekitar kawasan bandara tidak mengganggu jalur penerbangan. Yunus Wonda menekankan bahwa pemerintah daerah akan berkomitmen penuh untuk memperketat pengawasan. Selain itu, penertiban akan dilakukan terhadap setiap pembangunan yang tidak sesuai dengan Ketentuan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemda Jayapura untuk Keselamatan Udara
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, secara tegas menyatakan bahwa pemerintah daerah akan mengambil langkah proaktif dalam menjaga **keselamatan penerbangan Bandara Sentani**. Pengawasan ketat akan diterapkan pada semua pembangunan di sekitar wilayah bandara. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi bahaya yang bisa timbul akibat struktur atau objek yang terlalu tinggi.
Wonda menjelaskan bahwa semua bangunan dan tanaman tinggi, seperti pohon kelapa atau jenis pohon lainnya, harus dihindari di wilayah yang berdekatan dengan jalur penerbangan. Pembatasan ini bukan tanpa alasan, melainkan demi melindungi keselamatan awak pesawat dan seluruh penumpang. Pemerintah daerah tidak akan berkompromi dalam hal ini, mengingat taruhannya adalah nyawa manusia.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan menertibkan setiap pembangunan yang tidak sesuai Ketentuan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Ketentuan ini menjadi panduan utama dalam menentukan batasan ketinggian dan jenis konstruksi yang diizinkan. Pelanggaran terhadap KKOP akan ditindak tegas sesuai peraturan yang berlaku.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Otoritas Bandara dan Pemerintah Daerah
Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke-Papua, Rasburhany, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah. Sinergi ini esensial untuk memastikan penerapan aturan **keselamatan penerbangan Bandara Sentani** berjalan efektif dan optimal. Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan upaya pengawasan.
Rasburhany mendorong agar setiap izin pembangunan di sekitar bandara melibatkan pihak otoritas dalam pengukuran dan penentuan batas ketinggian yang diizinkan. Dengan adanya keterlibatan sejak awal, potensi pelanggaran dapat dicegah sebelum pembangunan dimulai. Ini merupakan langkah preventif yang sangat efektif untuk menjaga keamanan jalur penerbangan.
Lebih lanjut, Otoritas Bandara merencanakan pembentukan nota kesepahaman (MoU) antara otoritas bandara dan pemerintah daerah. MoU ini akan menjadi dasar hukum yang kuat untuk pengawasan dan penegakan aturan terkait keselamatan penerbangan. Kerangka kerja formal ini diharapkan dapat memperkuat posisi hukum dalam menindak pelanggaran.
Advertisement
Kerja sama formal ini sangat penting agar jika ada pelanggaran batas ketinggian bangunan, penegakan hukum bisa dilakukan bersama-sama. Dengan adanya MoU, proses penindakan akan lebih terstruktur dan memiliki legitimasi hukum yang kuat. Ini menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam menjaga standar keselamatan penerbangan di Bandara Sentani.
Sumber: AntaraNews