Kapendam Tegaskan Hoaks Penyerangan Koramil Dekai oleh KKB di Yahukimo, Situasi Aman
Kapendam XVII Cendrawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membantah tegas adanya Hoaks Penyerangan Koramil Dekai oleh KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, memastikan situasi kondusif dan mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh isu.
Jayapura, Papua Pegunungan – Kabar mengenai penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap Markas Komando Rayon Militer (Koramil) Dekai di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, serta gugurnya seorang prajurit, telah dibantah secara resmi. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII Cendrawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak benar.
Pernyataan ini disampaikan Kapendam XVII Cendrawasih Kolonel Inf Tri Purwanto kepada ANTARA pada hari Rabu, menanggapi isu yang beredar luas. Beliau menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang sengaja disebarkan untuk menciptakan keresahan di tengah publik. Penegasan ini bertujuan meluruskan informasi yang menyesatkan.
Menurut Kolonel Inf Tri Purwanto, tidak ada insiden penyerangan ke Koramil Dekai maupun prajurit yang gugur dalam peristiwa tersebut. Bantahan ini disampaikan untuk memberikan kepastian informasi kepada masyarakat dan menepis spekulasi yang berkembang. Situasi di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, dilaporkan relatif aman dan kondusif hingga Rabu (29/4).
Bantahan Resmi Kapendam Terkait Hoaks Penyerangan Koramil Dekai
Kapendam XVII Cendrawasih Kolonel Inf Tri Purwanto dengan tegas membantah adanya Hoaks Penyerangan Koramil Dekai yang diklaim dilakukan oleh KKB. Beliau menyatakan bahwa berita yang beredar mengenai insiden tersebut, termasuk kabar gugurnya seorang prajurit, sama sekali tidak benar. Informasi palsu ini diduga sengaja disebarkan untuk memicu kepanikan dan mengganggu stabilitas keamanan wilayah.
Kolonel Tri Purwanto mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu-isu provokatif yang bertujuan memecah belah. Verifikasi informasi dari sumber resmi menjadi sangat krusial untuk menghindari penyebaran berita bohong. Pihak berwenang terus memantau peredaran informasi di media sosial dan platform lainnya untuk mencegah dampak negatif dari hoaks.
Penegasan ini menjadi penting mengingat dampak negatif dari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan ketakutan dan ketidakpercayaan publik. Kapendam memastikan bahwa aparat keamanan selalu siaga dan siap menjaga kondusivitas di seluruh wilayah Papua Pegunungan. Fokus utama adalah menjaga ketertiban umum dan memberikan rasa aman kepada warga.
Aksi KKB yang Sebenarnya dan Kondisi Keamanan Terkini di Yahukimo
Meskipun kabar Hoaks Penyerangan Koramil Dekai dibantah, Kapendam XVII Cendrawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan adanya aksi kekerasan yang dilakukan KKB. Laporan yang diterima menunjukkan bahwa KKB telah melakukan penembakan terhadap warga sipil di Yahukimo. Insiden ini menyebabkan tiga orang warga mengalami luka-luka akibat tindakan brutal tersebut.
Aksi penembakan terhadap warga sipil ini tercatat terjadi pada Senin (27/4), di mana satu warga ditembak, dan pada Selasa (28/4), dua orang lainnya terluka. Peristiwa ini menunjukkan bahwa KKB masih menjadi ancaman serius bagi keamanan masyarakat, meskipun narasi penyerangan ke Koramil Dekai adalah hoaks. Aparat keamanan terus berupaya melindungi warga dari ancaman kelompok bersenjata ini.
Situasi keamanan di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, dilaporkan relatif aman dan kondusif pada hari Rabu (29/4). Aparat gabungan TNI dan Polri terus bersiaga untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
Imbauan Kapolres Yahukimo untuk Masyarakat Terkait Informasi Palsu
Secara terpisah, Kapolres Yahukimo AKBP Zeth Salino turut menyampaikan keprihatinannya terhadap banyaknya berita atau informasi tidak benar yang beredar di masyarakat. Beliau menegaskan bahwa penyebaran informasi palsu ini seringkali bertujuan untuk membuat keresahan. Masyarakat diharapkan untuk lebih bijak dalam menyaring setiap informasi yang diterima.
AKBP Zeth Salino menggarisbawahi pentingnya peran serta masyarakat dalam memerangi penyebaran hoaks. Setiap informasi yang belum jelas kebenarannya sebaiknya tidak langsung dipercaya atau disebarluaskan. Verifikasi silang melalui sumber-sumber resmi pemerintah atau aparat keamanan adalah langkah terbaik untuk memastikan validitas berita.
Pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Imbauan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Yahukimo untuk tetap waspada dan tidak mudah terpancing oleh provokasi. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama aparat penegak hukum di wilayah tersebut.
Sumber: AntaraNews