Polda Papua Tingkatkan Patroli Gabungan di Dekai Antisipasi KKB, Warga Diminta Waspada

Polda Papua bersama tim gabungan memperketat Patroli Gabungan di Dekai, Yahukimo, untuk mengantisipasi aksi KKB dan menjaga keamanan warga setelah insiden penyerangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Papua Tingkatkan Patroli Gabungan di Dekai Antisipasi KKB, Warga Diminta Waspada
Polda Papua bersama tim gabungan memperketat Patroli Gabungan di Dekai, Yahukimo, untuk mengantisipasi aksi KKB dan menjaga keamanan warga setelah insiden penyerangan. (AntaraNews)

Aparat keamanan gabungan dari Polres Yahukimo, Brimob Polda Papua, dan Satgas Damai Cartenz kini intensif melakukan patroli di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah tersebut. Peningkatan patroli ini menyusul upaya antisipasi terhadap aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, menyatakan bahwa situasi keamanan di Dekai saat ini relatif kondusif. Namun, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh warga. Patroli gabungan ini menyasar kawasan-kawasan yang dianggap rawan keamanan.

Peningkatan pengamanan ini bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan dari KKB dan simpatisannya yang berupaya mengganggu stabilitas daerah. Warga diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan hal-hal mencurigakan kepada aparat keamanan. Hal ini penting agar tindakan cepat dapat diambil untuk menjaga ketertiban umum.

Tim gabungan yang bertugas di Dekai secara rutin melintasi area-area strategis dan rawan konflik. Kegiatan Patroli Gabungan di Dekai ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Fokus utama adalah mencegah insiden kekerasan yang dapat meresahkan warga.

Kombes Cahyo Sukarnito menjelaskan bahwa meskipun kondisi saat ini kondusif, aparat tidak akan lengah. "Polres Yahukimo saat ini meningkatkan patroli dengan melibatkan tim gabungan dengan melintasi kawasan yang dianggap rawan keamanan guna memberikan rasa aman bagi warga di Dekai," ujarnya. Ini menunjukkan komitmen kuat aparat dalam menjaga wilayah.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Informasi sekecil apapun yang berkaitan dengan potensi ancaman KKB sangat berharga bagi aparat keamanan. Kerjasama antara warga dan petugas menjadi kunci keberhasilan upaya menjaga keamanan di Dekai.

Peningkatan Patroli Gabungan di Dekai juga merupakan respons terhadap insiden kekerasan sebelumnya. Pada Kamis (6/11), aparat keamanan berhasil menembak mati Lipet Sobolim alias Junior Bocor Sobolim. Sosok ini dikenal sebagai komandan batalyon semut merah Kodap Yahukimo.

Sebelum tewas, Junior Bocor Sobolim bersama tiga rekannya diketahui menyerang warga di kawasan Paradiso, Dekai. Kombes Cahyo Sukarnito menegaskan, "Junior Bocor Sobolim sebelum tewas sempat menganiaya dua warga di kawasan Paradiso Dekai hingga terluka." Tindakan tegas ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak pelaku kejahatan.

Penindakan terhadap anggota KKB menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Aparat terus berupaya melumpuhkan jaringan KKB yang berpotensi mengganggu kedamaian warga. Kehadiran tim gabungan di Dekai diharapkan dapat mempersempit ruang gerak kelompok tersebut.

Warga Dekai diminta untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Setiap informasi yang mencurigakan harus segera disampaikan kepada pihak berwajib. Nomor telepon darurat atau pos polisi terdekat dapat menjadi sarana pelaporan.

Peran serta aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan. Dengan adanya komunikasi yang baik antara warga dan aparat, potensi ancaman dapat dideteksi lebih dini. Hal ini akan mempermudah tim Patroli Gabungan di Dekai dalam menjalankan tugasnya.

Aparat keamanan berkomitmen untuk terus menjaga keamanan di Dekai dan wilayah sekitarnya. Upaya preventif dan represif akan terus dilakukan demi terciptanya kondisi yang aman dan kondusif. Kehadiran tim gabungan adalah jaminan keamanan bagi setiap warga Yahukimo.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi