Pemprov Maluku Utara Minta Kemenhub Perkuat Infrastruktur Transportasi demi Ekonomi Daerah
Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendesak Kemenhub untuk mempercepat pembangunan dan pembenahan infrastruktur transportasi, vital bagi pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah terpencil.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) secara resmi meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk mempercepat pembangunan dan pembenahan infrastruktur transportasi di wilayahnya. Permintaan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, kepada Menteri Perhubungan Dudy Pruwagandhi saat kunjungan kerjanya di Ternate.
Pertemuan penting ini berlangsung di Ruang VIP Bandara Sultan Baabullah Ternate pada Jumat (27/2), menjadi wadah bagi Pemprov Malut untuk menyampaikan aspirasi vital. Fokus utama adalah bagaimana infrastruktur transportasi dapat menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Langkah strategis ini bertujuan untuk mengatasi keterisolasian geografis di berbagai daerah di Maluku Utara, sekaligus memastikan kelancaran logistik. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem transportasi yang terintegrasi dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Kebutuhan Mendesak Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Maluku Utara
Wagub Sarbin Sehe menegaskan bahwa infrastruktur transportasi memegang peranan krusial dalam mendukung pembangunan ekonomi dan membuka aksesibilitas wilayah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk menyinergikan program kerja. Sinergi ini diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang berkualitas demi kemajuan Maluku Utara.
Secara spesifik, Pemprov Malut mengidentifikasi beberapa kebutuhan mendesak di sektor transportasi udara. Ini termasuk penambahan bandara di sekitar Ibu Kota Sofifi, serta pembangunan bandara baru di wilayah Taliabu dan Pulau Obi. Pengembangan ini dianggap esensial untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi waktu tempuh antarwilayah.
Selain udara, sektor darat dan laut juga menjadi prioritas dalam upaya perbaikan infrastruktur transportasi Maluku Utara. Pemprov meminta peningkatan jalan dan penyeberangan, fasilitas keselamatan jalan, serta pelabuhan penyeberangan yang memadai. Permintaan ini mencerminkan komitmen untuk membangun sistem transportasi yang komprehensif dan aman bagi masyarakat.
Untuk transportasi laut, Pemprov Malut juga menyoroti perlunya penambahan subsidi angkutan barang dan rute subsidi keperintisan laut. Selain itu, penambahan rute kapal dan penguatan armada atau kapasitas kapal tol laut juga menjadi bagian dari usulan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik dan menekan biaya transportasi.
Komitmen Kemenhub untuk Pengembangan Transportasi di Maluku Utara
Menteri Perhubungan Dudy Pruwagandhi merespons positif permintaan dari Pemprov Malut, khususnya terkait angkutan laut. Kemenhub berkomitmen untuk mengeluarkan kebijakan yang lebih memudahkan para pelaku usaha di bidang transportasi laut. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan daya saing sektor maritim di Maluku Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Menhub juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program tol laut sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas. Program tol laut sangat vital untuk pemerataan pembangunan dan distribusi barang ke seluruh pelosok Nusantara, termasuk wilayah kepulauan seperti Maluku Utara.
Mengenai transportasi udara yang menjadi akses terdekat dari Sofifi, Menhub Pruwagandhi menawarkan opsi lain yang lebih cepat direalisasikan. Ia menyarankan pemanfaatan jalan yang dapat menghubungkan langsung ke Bandara Weda Bay. Menurutnya, Bandara Weda Bay telah memiliki fasilitas yang sangat memadai dan siap untuk digunakan.
Pendekatan ini menunjukkan fleksibilitas Kemenhub dalam mencari solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan transportasi. Dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, diharapkan percepatan aksesibilitas dapat segera terwujud tanpa harus menunggu pembangunan fasilitas baru yang memakan waktu lebih lama.
Sumber: AntaraNews