Pemprov Jabar Dukung Perbaikan Pasar Baru Cikarang Melalui Skema CSR Bank BJB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan dukungan signifikan untuk perbaikan Pasar Baru Cikarang di Kabupaten Bekasi melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BJB, guna menata pasar agar lebih rapi dan nyaman bagi pedagang serta pembe
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memberikan dukungan penuh terhadap upaya perbaikan Pasar Baru Cikarang yang berlokasi di Jalan RE Martadinata Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dukungan ini disalurkan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) selama masa transisi penataan oleh pemerintah daerah setempat. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pasar yang lebih teratur dan nyaman bagi pengunjung.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam kunjungan keduanya di Pasar Baru Cikarang pada Sabtu, 13 Juni, menyatakan pentingnya perbaikan untuk menata kondisi pasar. Perbaikan ini bertujuan agar pasar terlihat lebih rapi dan tidak lagi mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitarnya. Inisiatif ini melibatkan forum pedagang serta tim internal yang akan dibentuk oleh pemerintah provinsi.
Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menambahkan bahwa konsep penataan pedagang pasar tumpah akan disesuaikan dengan jenis usaha mereka. Harapannya, pedagang dapat mendukung dan disiplin saat area pasar sudah rapi serta siap ditempati, sehingga lingkungan pasar lebih tertata dan tidak mengganggu aktivitas lalu lintas.
Dukungan CSR untuk Infrastruktur Pasar
Dukungan finansial dari program CSR Bank BJB menjadi tulang punggung dalam perbaikan infrastruktur Pasar Baru Cikarang. Gubernur Dedi Mulyadi menekankan bahwa perbaikan trotoar menjadi prioritas utama agar area pejalan kaki lebih rapi dan tertib. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pasar yang lebih teratur dan nyaman bagi pengunjung.
Selain trotoar, halaman pasar juga akan mendapatkan sentuhan perbaikan signifikan. Rencananya, perbaikan akan mencakup pengaspalan hotmix maupun pemasangan paving block di area tersebut. Perbaikan ini tidak hanya meningkatkan estetika, tetapi juga fungsionalitas halaman pasar.
Area yang diperbaiki ini nantinya dapat dimanfaatkan sebagai lahan parkir yang memadai bagi kendaraan pembeli. Selain itu, area tersebut juga akan berfungsi sebagai lokasi bongkar muat komoditas sayuran, sehingga aktivitas perdagangan menjadi lebih efisien. Penataan ini merupakan bagian integral dari upaya perbaikan Pasar Baru Cikarang secara menyeluruh.
Penataan dan Pembersihan Area Bawah Pasar
Salah satu fokus utama dalam perbaikan Pasar Baru Cikarang adalah penataan area bawah pasar yang saat ini masih dipenuhi sampah. Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa area tersebut harus dirapikan agar layak ditempati oleh para pedagang. Pembersihan menyeluruh menjadi langkah awal sebelum dilakukan perbaikan fisik.
Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menginstruksikan Dinas Perdagangan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan pembersihan tumpukan sampah. Setelah area bersih, akan dilanjutkan dengan pengecatan bangunan, terutama pada sisi luar, serta perbaikan sejumlah titik kebocoran. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan tampilan dan kenyamanan pasar.
Asep Surya Atmaja berharap, setelah area bawah pasar rapi dan siap, pedagang yang saat ini masih berjualan di bahu hingga badan jalan dapat masuk ke dalam pasar. Penataan ini bertujuan agar lingkungan pasar lebih tertata dan tidak lagi mengganggu aktivitas lalu lintas di sekitar Jalan RE Martadinata.
Konsep Penataan Pedagang dan Revitalisasi Jangka Panjang
Konsep penataan pedagang di Pasar Baru Cikarang akan disesuaikan dengan jenis usaha mereka untuk menciptakan efisiensi dan kenyamanan. Area bawah pasar direncanakan untuk menampung pedagang sayuran dan pakaian, memudahkan akses bagi pembeli kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, area atas akan dialokasikan untuk pedagang makanan, menjadikannya sentra kuliner atau food court yang menarik.
Selain perbaikan jangka pendek, pemerintah daerah juga telah menyiapkan konsep revitalisasi Pasar Baru Cikarang dengan target realisasi pada tahun 2027. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo, menjelaskan bahwa sketsa desain teknik rinci (DED) sedang dalam tahap penyusunan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi. DED ini akan mempertimbangkan kondisi lapangan, karakteristik bangunan, serta kebutuhan masyarakat dan pedagang.
Gatot menambahkan bahwa berbagai masukan, termasuk arahan dari Plt. Bupati Bekasi terkait konsep penataan pasar, akan dituangkan dalam dokumen perencanaan DED. Dengan demikian, hasil revitalisasi diharapkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan mampu menciptakan pasar yang lebih modern dan fungsional. Dukungan Pemprov Jabar ini menjadi langkah konkret menuju penataan pasar yang lebih layak dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews